Home >  Berita >  Politik

Mantan Kadis Pendidikan Aceh Selatan Pastikan Maju pada Pilkada 2018

Mantan Kadis Pendidikan Aceh Selatan Pastikan Maju pada Pilkada 2018
Bakal calon bupati Aceh Selatan, Karman didampingi tim pendukungnya menyerahkan formulir pendaftaran Pilkada 2018 di kantor PKPI setempat, Tapaktuan, Senin (14/8/2017). [Hendrik]
Senin, 14 Agustus 2017 12:17 WIB
Penulis: Hendrik

TAPAKTUAN - Mantan Kepala Dinas Pendidikan Aceh Selatan, Karman memastikan diri maju pada Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan yang akan berlangsung di bulan Juni 2018 mendatang.

"Insya Allah saya pasti maju pada Pilkada 2018. Terkait nama bakal calon wakil yang akan mendampingi saya nantinya, sejauh ini nama-nama tersebut sudah kami kantongi. Namun untuk kepastiannya masih melihat perkembangan di lapangan," kata Karman kepada wartawan seusai mengembalikan formulir pendaftaran di Kantor PKPI, Tapaktuan, Senin (14/8/2017).

Khusus terkait sosok wakil yang akan mendampinginya, lanjut Karman, ada dua opsi yang akan ditempuh pihaknya.

Opsi pertama, jika dirinya benar-benar akan diusung dan didukung oleh partai politik maka posisi wakil akan dikoordinasikan dengan partai pengusung dan pendukung. 

Ads
Namun jika nantinya harus maju lewat jalur Independen maka terkait posisi wakil akan diserahkan kepada tim pendukung dari seluruh Aceh Selatan. 

Pantauan di lokasi, kedatangan Karman didampingi puluhan tim pendukungnya dalam hal mengembalikan formulir pendaftaran ke Kantor PKPI Aceh Selatan, disambut langsung Ketua PKPI setempat, Zamzami didampingi beberapa pengurusnya.

Karman berharap, PKPI Aceh Selatan akan mendukung dirinya maju pada Pilkada 2018.

Jika partai yang dipimpin Hendro Priyono tersebut bersedia mendukungnya dan dirinya berhasil terpilih menjadi Bupati Aceh Selatan Periode 2018-2023, Karman berjanji akan membesarkan PKPI di Aceh Selatan yang salah satunya adalah berupaya menambahkan perolehan kursi di DPRK setempat. 

Selain ke PKPI, lanjut Karman, pihaknya juga telah mengembalikan formulir pendaftaran ke Partai Nangroe Aceh (PNA), Hanura, PKB, PDIP dan Nasdem.

Pihaknya, kata Karman, optimis akan diusung oleh partai politik yang telah didaftarkan tersebut maju pada Pilkada 2018.

Menurut Karman, dasar dukungan yang akan dijatuhkan oleh partai politik terhadap kandidat tertentu adalah hasil survei terkait elektabilitas dan popularitas kandidat yang bersangkutan.

"Namun jika nantinya ternyata tidak ada partai politik yang bersedia memberikan dukungan, maka kami pun sudah siap untuk maju melalui jalur Independen. Tim kami di lapangan sudah mempersiapkan dukungan KTP masyarakat," tegas Karman.

Sementara itu, Ketua PKPI Aceh Selatan, Zamzami menyebutkan, sejauh ini sudah ada tujuh kandidat yang telah mengembalikan formulir pendaftaran dari sembilan kandidat yang sudah mendaftar.

Ketujuh kandidat tersebut adalah Azwir, Mirwan, T Sama Indra, Jaka Rasyid, Misbah, Tgk Husin Yusuf dan Karman. Yang belum mengembalikan tinggal dua kandidat lagi masing-masing M Saleh dan Nurmala Sari.

"Nama-nama kandidat ini selanjutnya akan kami lakukan survei internal, untuk menjaring tiga atau empat nama yang elektabilitas dan popularitasnya benar-benar diterima masyarakat sehingga berpeluang menang untuk dibawa ke pengurus pusat melalui pengurus provinsi," ujar Zamzami. 

Editor : Yudi
Kategori : Politik, Aceh Selatan
www www