Banyak Terima Keluhan Warga, Marzuki Hamid Tunggu Aksi PDAM Atasi Krisis Air Bersih

Banyak Terima Keluhan Warga, Marzuki Hamid Tunggu Aksi PDAM Atasi Krisis Air Bersih
Wakil Wali Kota Langsa, Marzuki Hamid (dua kanan), saat membuka bimtek pemetaan jaringan perpipaan PDAM kabutapen/kota, Selasa (8/8/2017). [Dedek].
Selasa, 08 Agustus 2017 21:41 WIB
Penulis: Dedek
LANGSA - Wakil Wali Kota Langsa, Marzuki Hamid menegaskan, pemerintah dan masyarakat sangat menunggu aksi dari pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Keumuning, untuk segera mengatasi krisis air bersih termasuk masalah pipa.
 
"Jadi oleh karena itu, saya pikir penting adanya terobosan dalam rangka untuk mengatasi persoalan berkaitan dengan perpipaan dan air bersih ini," sebut Marzuki Hamid saat membuka kegiatan bimtek pemetaan jaringan perpipaan PDAM kabutapen/kota, Selasa (8/8/2017) di Aula Hotel Kartika.
 
Wakil Wali Kota Langsa, juga meminta PDAM untuk lebih reaktif terhadap masalah penyediaan air bersih kepada masyarakat. Pasalnya, suplai air bersih saat ini tidak maksimal, sementara ini merupakan kebutuhan utama bagi warga.
 
"Ketika kami turun ke masyarakat, mereka mengeluh air sering macet, keruh, kuning. Bahkan ada sebagian warga mengatakan sudah 72 tahun Indonesia merdeka, air bersih saja tidak beres," ungkapnya.
 
Ia mengakui, jika dibandingkan dengan daerah-daerah lain. Apalagi dengan luar negeri tentu hal ini jauh berbeda menyangkut penataan jaringan pipa tersebut. 
 
"Kalau di daerah lain atau di luar negeri, ketika membangun negara ataupun daerah, itu pertama adalah tata ruangnya, tata ruangnya semua diatur termasuk jaringan pipa," jelasnya.
 
Sedangkan Kota Langsa, sambung Marzuki Hamid, konsep dan tata ruang itu baru ada pada tahun 2013. Oleh karenanya, penataan jaringan pipa dapat dilakukan dengan baik supaya mudah dikontrol bila ada saluran yang macet.
Ads
Editor : Zuamar
Kategori : Pemerintahan, Langsa
www www