Home >  Berita >  Ekonomi

Keuchik di Abdya Diwajibkan Membuat Papan Laporan Penggunaan Anggaran

Keuchik di Abdya Diwajibkan Membuat Papan Laporan Penggunaan Anggaran
Kepala DPMP4 Abdya, Ruslan Adly.
Senin, 07 Agustus 2017 20:47 WIB
Penulis: T Musnizar
BLANG PIDIE - Dalam penggunaan anggaran gampong baik yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) maupun Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) dan Provinsi, para keuchik diimbau untuk transparan. Salah satunya dengan membuat papan laporan berupa baliho besar.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Pemberdayaan Perempuan (DPMP4) Aceh Barat Daya (Abdya), Ruslan Adly kepada GoAceh, Senin (7/8/2017) membenarkan, dirinya dengan tegas telah meminta semua keuchik di kabupaten setempat untuk memasang papan informasi mengenai penggunaan dana desa.

“Pemasangan papan informasi itu kita sarankan di kantor keuchik atau tempat-tempat keramaian, untuk mempertegas transparansi penggunaan dana desa,” sebut Ruslan.

Ruslan juga menegaskan, kalau tidak ada papan laporan penggunaan dana gampong itu, warga bisa melaporkan keuchik dan aparatur gampong kepada Camat dan kepada pihaknya. “Pekan depan papan tersebut sudah harus dipasang,” tegasnya.

Ads
Dikatakan Ruslan, dalam papan laporan tersebut nantinya harus disebutkan secara mendetail penggunaan dana gampong, mulai dari uang masuk hingga penggunaannya untuk apa.

“Harus disampaikan kepada publik secara gamblang. Harus dijelaskan jumlah dana untuk honor, untuk pembangunan jalan, dan pemberdayaan pemuda atau masyarakat,” harapnya.

Selain itu, lanjut Ruslan, masyarakat harus ikut mengevaluasi dan mengawasi penggunaan dana gampong itu. Sehingga, tidak ada penyelewengan. “Itu merupakan bentuk ikut mewujudkan transparansi. Jangan sampai penggunaan dana desa berujung pada hukum,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Ruslan menyebutkan, kucuran dana untuk gampong baik yang bersumber dari APBN, APBA maupun APBK di Kabupaten Abdya cukup banyak, kisaran Rp 1 miliar pergampong. “Jumlah itu lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” tuntasnya.

Editor : Zuamar
Kategori : Ekonomi, Aceh Barat Daya
www www