Warga Pidie Mengeluh Sulit Peroleh E-KTP

Warga Pidie Mengeluh Sulit Peroleh E-KTP
Ilustrasi. [Foto Istimewa]
Rabu, 02 Agustus 2017 13:03 WIB
Penulis: Amiruddin
SIGLI- ‎ Sejumlah masyarakat di Kabupaten Pidie sulit mendapatkan kartu tanda penduduk elektronik (elektronik-KTP). Bahkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setempat sering kekosongan blangko e-KTP.
Syafrida (30) warga Kecamatan Geumpang, Pidie, saat ditemui GoAceh di Disdukcapil Pidie, Selasa (2/8/2017) mengatakan, dia begitu susah mendapatkan e-KTP saat ini di Disdukcapil.
 
"Padahal saya sudah melakukan perekaman e-KTP tapi belum selesai. Seharusnya sistem elektronik satu hari ini bisa selesai, tetapi entah kenapa sulit untuk mendapatkan dalam satu hari. Kok begini jadinya, apa emang sulit buat KTP ya," jelasnya.

Kepada Pemkab Pidie, Safrida meminta segera mengubah sistem pembuatan e-KTP agar semua warga mudah mendapatkannya. Bahkan bila perlu e-KTP bisa dibuat di kecamatan-kecamatan atau di gampong-gampong agar masyarakat tidak berat ke kabupaten.

"Bayangkan saja saya berangkat dari Geumpang yang jaraknya 100 km lebih. Saya mohon kepada Bupati agar menyediakan pembuatan e-KTP di masing-masing kecamatan," pinta dia.
 
Kadisdukcapil Pidie, Marzuki kepada GoAceh, Selasa (2/8/2017) mengatakan, sebenarnya persoalan e-KTP tidak sulit untuk diperoleh. Namun ada beberapa hal perlu diketahui, pertama mengenai blangko, pengadaannya dari Pusat bukan di Kabupaten.
 
"Saat blangko habis pihaknya mengajukan surat permohonan ke Pusat agar bisa dikirim lagi. Saat Kami kirim terkadang tidak sesuai dengan permintaan. Ini juga kendala dari kami, dan beberapa persoalan lainnya," jelas Kadis.

Lanjut Marzuki, selain kendalanya adalah persoalan jaringan intenet, selama ini sangat lelet dan sulit untuk dientri (memasuk), sebab e-KTP sebelum dicetak pihaknya harus meng-entri datanya terlebih dahulu ke Pusat. Jika Pusat sudah memerintahkan cetak baru pihaknya bisa mencetak e-KTP warga.

"Pemkab Pidie tergantung kepada Pemerintah Pusat, sehingga jika ingin cetak e-KTP harus masukkan data ke Pusat terlebih dahulu. Kita sudah sosialisasi kepada masyarakat mengenai e-KTP, tapi masalah kartu keluarga (KK) dan akta kelahiran tanggung jawab Pemkab Pidie," jelas Kadisdukcapil.

Ads
Editor : Kamal Usandi
Kategori : Pemerintahan, Pidie
www www