Home >  Berita >  Gayo Lues

Peristiwa Langka, Turis Mancanegara Abadikan Momen Tawar Gampong

Minggu, 30 Juli 2017 14:03 WIB
Penulis: Dosaino Ariga
BLANGKEJEREN - Tawar Gampong Durin Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues yang digelar pada Minggu (30/7/2017), menjadi tontonan pengendara, warga Kota Blangkejeren serta turis mancanegara. Bahkan prosesi adat ini sempat diabadikan oleh mereka termasuk pewisata asing.


Amatan GoAceh, ribuan masyarakat Durin berkeliling dengan berjalan kaki dan mengarak satu ekor kerbau putih yang sudah dihiasi dan dikawal pasukan berkuda yang merupakan tokoh adat gampong setempat.
 
Selain itu, arak-arakan tersebut juga diiringi suara rapai dan alat-alat musik tradisional Gayo Lues.
 
“Tawar gampong ini sudah menjadi adat-istiadat dan turun temurun dari nenek moyang,” ungkap salah satu tokoh adat Durin.
 
Sementara itu, seorang wisatawan asal Eropa, Robert mengungkapkan, selain tari Saman yang sudah mendunia, ternyata Gayo Lues juga kaya akan adat istiadat lainnya.
 
Setali tiga uang, salah satu warga Blangkejeren mengatakan, saat ini tawar gampong sudah mulai jarang dilaksanakan.
 
Padahal, pada hakekatnya tawar gampong ini salah satu cara untuk menghindari bala alias menolak bala dan mampu mendinginkan suasana di gampong.
 
“Sehingga sesama warga tidak terjadi perselisihan dan pertengkaran, karena media yang digunakan juga berasal dari alam, yakni air, beras dan beberapa bentuk tanaman,” ucap warga tersebut.
 
Pantauan media ini, tawar gampong tersebut berlangsung meriah, karena ribuan masyarakat Gampong Durin dari seluruh tingkatan usia, turut mengikuti prosesi adat ini.
 
Aparat Kepolisian juga ikut mengawal acara tersebut sembari mengatur arus lalu lintas.

Ads
Editor : Yudi
Kategori : Gayo Lues, Umum
www www