Home >  Berita >  Ekonomi

Puluhan Karyawan Hermes One Subulussalam Mogok Kerja

Puluhan Karyawan Hermes One Subulussalam Mogok Kerja
Karyawan Hotel Hermes One Subulussalam melakukan aksi mogok kerja, Jumat (28/7/2017). [Wahda]
Jum'at, 28 Juli 2017 22:38 WIB
Penulis: Wahda
SUBULUSSALAM - Menyusul belum jelasnya status mereka terkait isu take over (peralihan), hotel dari manajemen lama ke manajemen baru, puluhan karyawan Hotel Hermes One Kota Subulussalam, melakukan mogok kerja, Jumat 28 Juli 2017.
 
Akibatnya, aktivitas hotel lumpuh total sejak pukul 10.00 WIB, sampai sekarang Kondisi hotel yang sebelumnya terlihat ramai pengunjung, kini berubah menjadi sepi dan ditutup.
 
Fajri salah seorang karyawan mengatakan, aksi dan mogok kerja ini dilakukan menuntut manajemen lama agar segera datang ke Subulusalam sebelum serah terima pada 31 Juli mendatang.
 
"Kami menuntut status kami harus jelas sebelum serah terima, karena terhitung 1 Agustus, hotel ini sudah dikelola oleh manajemen baru," ungkapnya.
 
Bambang, karyawan lainnya mengatakan, mogok ini akan terus berlanjut sampai manajemen turun ke Subulussalam untuk menyelesaikan status mereka di hotel tersebut.
 
"Tanggal 31 Juli serah terima, tanggal 1 Agustus masuk manajemen baru. Dalam waktu satu hari untuk menentukan nasib kami, itu kan tidak mungkin, bagaimana nasib kami yang berjumlah 44 orang ini, jika belum jelas dari sekarang, sah-sah saja manajemen baru nanti mengusir kami," katanya dibenarkan puluhan karyawan lainnya.
 
Kabid Pengawasan, Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Dinas  Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Subulussalam, Rizaldi tampak berada di lokasi sehubungan adanya aksi karyawan hotel yang menyedot perhatian pengguna jalan.
 
"Kami mencoba untuk memediasi antara karyawan hotel dengan pihak manajemen. Kita panggil pihak manajemen lama nanti untuk melihat bagaimana status jual beli, karena nasib pekerja itu juga harus diperhatikan dalam jual beli," ujar Rizaldi.
 
Sementara pihak manajemen lama, Masrin hingga berita ini diturunkan belum berhasil dikonfirmasi terkait isu teke over Hermes One. Karyawan menyebutkan, Masrin saat itu ada di dalam hotel dan sedang menyiapkan laporan keuangan hotel.
 
Ads
Editor : zuamar
Kategori : Ekonomi, Subulussalam
www www