Komisi D DPRK Tinjau Abrasi di Teupin Kupula Bireuen

Komisi D DPRK Tinjau Abrasi di Teupin Kupula Bireuen
Komisi D DPRK Bireuen melakukan peninjauan lokasi abrasi laut, di Gampong Teupin Kupula, Jeunieb, Bireuen, Jumat (21/7/2017). [Joniful Bahri]
Jum'at, 21 Juli 2017 21:33 WIB
Penulis: Joniful Bahri
BIREUEN - Komisi D DPRK Bireuen melakukan peninjauan langsung ke lokasi abrasi laut di Gampong Teupin Kupula, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen, Jumat (21/7/2017). Abrasi di kawasan tersebut telah menyebabkan sejumlah tambak rusak.
 
Menurut sejumlah warga kepada Komisi D, sebelumnya abrasi ini tidak separah ini. Belakangan abrasi terus meluas karena pembangunan batu penahan ombak tahun 2015 yang dibangun pihak rekanan hanya 200 meter.
 
Dikatakan mereka, akibat pembangun batu penahan ombak 200 meter tersebut, ternyata berdampak terhadap luasnya mulut kuala dan mengakibatkan air alut masuk lebih besar, sehingga tambak rusak dikuras air laut.
 
“Bila musim air pasang purnama antara bulan 11, 12 dan bulan 1, maka kondisinya semakin parah. Tambak yang berada di sepanjang mulut kuala, hampir seluruhnya rusak akibat dikuras air laut,” kata seorang warga Teupin Kupula, Rusdi.
 
Semestinya, sambung Rusdi batu penahan ombak dibangun sepanjang 700 meter, sehingga sempurna.
 
“Apa bila batu penahan ombak tidak dibangun segera, maka kemukinan besar tambak masyarakat di sini akan rusak secara menyeluruh diguras abrasi air laut,” terangnya.
 
Anggota Komisi D DPRK Bireuen, Hasanuddin Usman yang ikut meninjau lokasi abrasi tersebut menyebut, masukan yang diutarakan masyarakat akan tetap ditindak lanjuti oleh dinas terkait.
 
“Kami akan tetap merokomendasikan agar pihak dinas terkait dapat mengatasi persoalan ini sesegera mungkin, demi menyelamatkan tambak warga yang diguras abrasi,” katanya.
 
Dalam peninjauan itu juga turut hadir sejumlah anggota DPRK lainnya seperti Ruslan M Amin (PAN), Tgk Razali Nurdin (PDA) serta staf Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen.
Ads
Editor : zuamar
Kategori : Pemerintahan, Bireuen
www www