Home >  Berita >  Ekonomi

Ratusan Hektare Sawah Baru Aceh Selatan akan Dicetak Juli Ini

Ratusan Hektare Sawah Baru Aceh Selatan akan Dicetak Juli Ini
Dandim 0107 Aceh Selatan, Letkol Kav Hary Mulyanto.
Rabu, 19 Juli 2017 20:47 WIB
Penulis: Hendrik
TAPAKTUAN - Jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 0107 Aceh Selatan akan mengurus proyek cetak sawah baru di delapan kecamatan dalam wilayah kabupaten setempat seluas 613,2 hektare, guna mendukung program ketahanan pangan nasional yang digagas Presiden Jokowi.
  
Untuk menyukseskan proyek ini, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian menggelontorkan anggaran sebesar Rp 9,8 miliar melalui sumber APBN tahun 2017.
 
Komandan Kodim 0107 Aceh Selatan, Letkol Kav Hary Mulyanto mengatakan, kegiatan proyek cetak sawah baru yang akan dimulai pada 24 Juli 2017 tersebut, merupakan program dari Kementerian Pertanian RI yang bekerjasama dengan TNI-AD.
 
"Untuk penanggungjawab pelaksanaannya langsung Komandan Korem 012/Teuku Umar bekerjasama dengan Dinas Pertanian Pemkab Aceh Selatan. Sedangkan Komandan Kodim 0107 Aceh Selatan sendiri bertindak sebagai kepala pelaksana di lapangan," kata Letkol Kav Hary Mulyanto kepada wartawan di Tapaktuan, Rabu (19/7/2017).
 
Dandim menjelaskan bahwa, delapan kecamatan dalam wilayah Aceh Selatan yang rencananya akan direalisasikan proyek cetak sawah baru tersebut masing - masing meliputi Kecamatan Kluet Selatan yakni di Gampong Indra Damai seluas 199,8 hektare, Gampong Ujong Padang seluas 46,1 hektare dan Gampong Pasie Lembang seluas 14,5 hektare.
 
Kemudian Kecamatan Kluet Utara yakni di Gampong Alur Mas seluas 5 hektare. Kecamatan Kluet Timur yakni di Gampong Pucok Lembang seluas 114 hektare. Kecamatan Kota Bahagia yakni di Gampong Ujong Tanoh seluas 19,6 hektare.
 
 
Selanjutnya, di Kecamatan Labuhanhaji Barat yakni di Gampong Pante Gelima seluas 12,5 hektare. Kecamatan Trumon yakni di Gampong Ujong Tanoh seluas 20,7 hektare. Di Kecamatan Bakongan Timur, tepatnya Gampong Ujong Pulo Cut seluas 21 hektare dan terakhir di Kecamatan Bakongan yakni di Gampong Drien seluas 160 hektare.
 
 
Dandim mengatakan, untuk mewujudkan lahan persawahan yang bagus serta strategis melalui proyek cetak sawah baru tersebut, pihaknya sengaja memilih lahan yang dekat dengan sumber air atau minimal sudah ada fasilitas irigasi di lokasi tersebut meskipun tidak bisa difungsikan lagi.
 
"Kita memfokuskan proyek cetak sawah baru ini di lahan yang dekat dengan sumber air sehingga suplai air ke lahan persawahan bisa lancar. Sebab jika proyek ini dilaksanakan di kawasan lahan pertanian sawah tanah hujan, maka potensi bakal kembali terbengkalai lahan dimaksud cukup besar," tegasnya.
 
Untuk membuka lahan belum jadi seperti lahan bekas perkebunan menjadi lahan sawah baru yang siap tanam tersebut, pihaknya akan mengerjakan delapan kegiatan secara bertahap di lapangan.
 
Yakni pembersihan lahan, pembuatan teras sawah, pembuatan saluran dan jalan usaha tani, pembuatan pematang sawah, pengolahan lahan untuk siap tanam, box bagi tersier dan kuarter, pembuatan satu unit pintu air di Gampong Indra Damai Kecamatan Kluet Selatan dan dua unit pompanisasi masing-masing terdapat di Gampong Pucuk Lembang, Kecamatan Kluet Timur dan di Gampong Drien Kecamatan Bakongan.
 
Pada tanggal 25 Juli 2017 ini, lanjut Dandim, pihaknya menargetkan akan memulai pekerjaan awal yakni persiapan pemasangan patok, pembuatan kantor lapangan, penyiapan gambar kerja dan mobilisasi alat.
 
 
"Proyek ini ditargetkan akan rampung pada Desember 2017 mendatang. Namun demikian, kami tetap akan mengupayakan semaksimal mungkin agar bisa selesai pada Oktober 2017 ini. Sehingga lahan sawah baru tersebut bisa dimanfaatkan langsung oleh para petani pada musim tanam Gadu yakni Oktober 2017 sampai Maret
2018," kata Dandim.
Ads
Editor : zuamar
Kategori : Ekonomi, Aceh Selatan
www www