Milla Coret Remaja Aceh dari Timnas U-22 Kualifikasi Piala Asia

Milla Coret Remaja Aceh dari Timnas U-22 Kualifikasi Piala Asia
Pelatih Timnas Indonesia U-22, Luis Milla dan gelandang asal Aceh, Miftahul Hamdi (kiri). [Bola.com/Vitalis Yogi Trisna]
Rabu, 19 Juli 2017 09:02 WIB

JAKARTA - Selasa (18/7), satu hari menjelang laga pertama Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-22 di Kualifikasi Piala Asia U-23 2018, sang pelatih Luis Milla melakukan keputusan penting. Keputusan itu adalah dicoretnya remaja asal Aceh Miftahul Hamdi dari skuat yang akan berlaga di ajang tersebut.

Kita tahu, dalam persiapan untuk menghadapi ajang tersebut, Milla memanggil 24 pemain. Persiapan di Bali dan di Thailand diikuti oleh ke-24 pemain itu. Tapi, ketentuan di ajang Kualifikasi Piala Asia 2018, setiap tim hanya boleh menyertakan 23 pemain dalam skuatnya. Mau tak mau, Milla harus mencoret satu nama.

Jadilah kemudian nama remaja kelahiran Iboih, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie, 13 Desember 1995 itu yang dicoret oleh pelatih asal Spanyol itu. Namun, walau telah dicoret, pemain Bali United itu tidak akan dipulangkan dari Thailand. Miftahul akan tetap berlatih bersama para pemain lainnya. Ini dilakukan karena tim pelatih ingin memberi apresiasi kepadanya karena sudah bersama tim sejak awal.

"Jadi, ini sangat berat bagi pelatih (untuk) memilih. Kami terpaksa memilih 23 pemain, jadi satu harus dicoret. Miftahul yang kami coret. Tapi dia tetap ada di sini, kemungkinan persiapan SEA Games dia juga ikut," ujar asisten pelatih Timnas U-22, Bima Sakti.
 
"Yang pasti tim pelatih sangat berterima kasih kepada dia. Dia pemain yang disiplin, kemudian latihan juga semangat, dan pasti bisa jadi contoh buat pemain lain," tambahnya.

Keputusan mencoret Miftahul sendiri sebenarnya adalah sebuah keputusan yang wajar. Hal itu mengingat Milla sudah memiliki banyak pemain untuk mengisi pos penyerang/gelandang sayap. Di posisi tersebut sudah ada Febri Hariyadi, Septian David Maulana, Saddil Ramdani, Osvaldo Haay, dan juga Yabes Roni.

Karena hal itu kemudian satu pemain yang berposisi sebagai gelandang/penyerang sayap harus dicoret. "Memang hal yang tidak disukai pelatih adalah karena posisi itu ada Febri [Hariyadi], [Saddil Ramdani], Septian David [Maulana], Osvaldo [Haay], sehingga kami harus pilih salah satunya," jelas Bima.

Timnas U-22 akan memulai kiprahnya di Kualifikasi Piala Asia U-23 2018 pada Rabu (19/7). "Garuda Muda" akan menghadapi Malaysia di laga perdana Grup H yang akan berlangsung di National Stadium Bangkok. Selanjutnya, Timnas U-22 bakal menghadapi Mongolia pada Jumat (21/7) dan tuan rumah Thailand pada Minggu (23/7).

Daftar 23 pemain Tanpa Miftahul Hamdi

Kiper: Kurniawan Kartika Ajie (Persiba Balikpapan), Mochammad Diky Indriyana (Bali United), Satria Tama (Persegres Gresik United)

Belakang:
 Gavin Kwan Adsit (Barito Putera), Bagas Adi Nugroho (Arema FC), Andy Setyo (PS TNI), Hansamu Yama (Barito Putera), Putu Gede Juni Antara (Bhayangkara FC), Osvaldo Haay (Persipura), Ryuji Utomo (Persija), Rezaldi Hehanusa (Persija), Ricky Fajrin (Bali United).

Tengah:
 Yabes Roni (Bali United), Evan Dimas (Bhayangkara FC), Hanif Sjahbandi (Arema), Muhammad Hargianto (Persija), Gian Zola (Persib), Febri Hariyadi (Persib), Septian David Maulana (Mitra Kukar), Asnawi Mangkualam Bahar (PSM), Saddil Ramdani (Persela)

Depan:
 Marinus Wanewar (Persipura), Ahmad Nur Hardianto (Persela)
Ads
Editor : Kamal Usandi
Sumber : kumparan.com
Kategori : GoNews Group, Olahraga, Pidie
www www