Beberapa Gampong Rawan Konflik Pilkades Serentak di Subulussalam

Beberapa Gampong Rawan Konflik Pilkades Serentak di Subulussalam
Rapat dengar pendapat (RDP) terkait persiapan pilkades serentak Kota Subulussalam [Ist]
Rabu, 19 Juli 2017 07:27 WIB
Penulis: Wahda
SUBULUSSALAM - Dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi A DPRK Subulussalam, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Khairunnas mengungkapkan, ada beberapa gampong (desa) dianggap rawan konflik menjelang pilkades serentak pada 27 Juli 2017.
 
Khairunas mengatakan, pihaknya selama ini memantau ke lapangan terdapat sejumlah gampong masuk zona merah atau masuk dalam berpotensi rawan konflik, jika tidak diatasi secara bersama-sama semua pihak dalam meredam gesekan di masyarakat.
 
"Kami telah mendengar di beberapa gampong wilayah Subulussalam ada beberapa gampong kami anggab masuk zona merah, rawan konflik jika tidak bersama-sama diatasi akan timbul permasalahan nantinya," ujar mantan Camat Sultan Daulat ini, Selasa (18/7/2017).
 
Ia juga menambahkan d ilapangan sejumlah gampong yang masuk zona merah sudah mencuat ke permukaan ada riak-riak kecil bila tidak diatasi nanatinya akan membesar.
 
Menurutnya, hal itu menjadi tanggung jawab kota bersama untuk mengatsinya. Walau pun begitu Khairunas merahasiakan nama-nama gampong yang dianggab masuk rawan konflik. Hanya Kecamatan Longkib dianggap masuk aman selain itu Kecamatan Simpang Kiri, Penanggalan, Rundeng, dan Sultan Daulat dianggab masuk rawan konflik.
 
"Hal ini kita nilai masalahnya seperti adanya kartu keluarga (KK) ganda, surat pemberhentian tujuh anggota BPK belum keluar, syarat yang menyatakan harus berdomisili selama tiga tahun berturut-turut dan DPT yang berkurang khusus di wilayah Simpang Kiri," ungkapnya.

Sementara itu Ketua Komisi A, Rasumin meminta semua pihak agar secepatnya mengatasi dan meminta untuk bisa bekerja secara profesional dalam menjalankan tugas untuk menghadapi pilkades agar bisa berjalan secara aman dan kondusif.
 
"Ini menjadi catatan kita bersama hasil laporan Kesbangpol, untuk segera kita atasi bersama dengan pemerintah. Untuk itu Komisi A cepat bergerak untuk mendengarkan permasalahan di setiap camat," ujar Sekretaris PAN Kota Subulussalam ini.
Ads
Editor : Kamal Usandi
Kategori : Pemerintahan, Subulussalam
www www