Diimbangi PSLS 1-1, Lini Depan PSSB Bireuen Dinilai Masih Mandul

Diimbangi PSLS 1-1, Lini Depan PSSB Bireuen Dinilai Masih Mandul
Pemain bawah PSLS Lhokseumawe mengawal ketat pergerakan serangan pemain PSSB Bireuen, dalam laga uji coba. Kedua tim bermain imbang 1-1, di Stadion Cot Gpau, Selasa (18/7/2017). [Joniful Bahri]
Selasa, 18 Juli 2017 21:54 WIB
Penulis: Joniful Bahri
BIREUEN – Kegagalan PSSB Bireuen untuk menuai kemenangan saat menjamu tim PSLS Lhokseumawe dalam laga uji coba di Stadion Cot Gapu, Bireuen, Selasa (18/7/2017) ditimpakan kepada lini depan yang masih mandul.
 
Hasil skor 1-1 dinilai tak mewakili ketajaman lini depan sebuah klub yang masih diperhitungkan di kancah persepakbolaan di wilayah barat Sumatera ini. Fakta tumpulnya lini depan PSSB Bireuen ini dipertegas kedua kali, setelah 2 hari lalu sempat menjamu Aceh United dangan hasil kacamata.
 
Di laga tadi sore, PSSB Bireuen sempat ketinggalan 1-0 setelah pemain depan PSLS yang dijuluki Harimau Malaka, Misbah berhasil menggetarkan gawang PSSB yang dikawal Syawal di menit 18. 

Meski usaha yang dilakukan anak Laskar Batee Kureung, asuhan Bahktiar Juli membuah hasil seri 1-1 pada menit ke 29 lewat kaki Rahmad. Namun bakat-bakat besar pun kurang berkembang optimal saat merumput.
 
Itu juga terlihat pada menit-menit akhir babak pertama, bola lebih banyak dikuasi anak-anak PSLS Lhokseumawe yang bermain dengan pola pendek. Tak kecuali banyak yang harus ditonton anak-anak Bireuen.
 
Memasuki babak kedua, serangan masih tetap lebih memihak anak-anak Harimau Malaka, di sana ada Afrizal Abbas, M Rizki, Ismail yang tampil lebih gesit dalam mengoper bola dibantu Misbah dan cekatan T. Ridha Mualana.
 
Bila dilihat skema dan gaya permainan yang diterapkan Bahktiar Juli, tentu anak-anak Laskar Batee Kureung akan bermain tertib dan disiplin, kali ini ternyata kehilangan kegarangannya. 

Bahkan pada menit 55 dan menit 57, peluang cantik PSSB Bireuen tak mampu dikuasai dengan baik, setelah umpan shoting cantik Nanda, Imanda pupus.  

Dalam laga uji coba menghadapi Liga 3 Nusantara, lini tengah dan depan PSSB Bireuen belum begitu maksimal, kurang mampu melakukan kreasi pergerakan atau manuver yang efektif terhadap lawan. 

Anak-anak Bireuen tampak masih kesulitan meladeni permainan kreatifnya, dan tak mampu melawati lawan dengan sempurna, kurang berkembang dalam serangan. Bahkan bola yang dicocorkan ke gawang PSLS yang dikawal Anaja Maulana tak goyah.
 
Tak hanya itu, di menit-menit  akhir pertandingan, bila anak asuhan Bahktiar Juli mampu melakukan pergerakan menuver, maka 2 peluang akan disugukan dengan baik. Namun serangan berhasil dipatahkan oleh pagar betis bawah PSLS Lhokseumawe, akibat lini depan PSSB masih tetap mandul.
 
Ads
Editor:zuamar
Kategori:Olahraga, Bireuen
wwwwww