Home >  Berita >  Umum

Kadis Perkim Aceh Selatan tak Tahu Soal Rumah Nelayan

Kadis Perkim Aceh Selatan tak Tahu Soal Rumah Nelayan
Sebanyak 50 unit rumah nelayan di Gampong Jambo, Kecamatan Kluet Utara, Aceh Selatan yang dibangun Kementerian PUPR sumber APBN tahun 2015. [Dok]
Sabtu, 15 Juli 2017 22:32 WIB
Penulis: Hendrik

TAPAKTUAN - Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Aceh Selatan, Fakhruddin, mengaku tidak tahu terkait tudingan LSM Lingkar Publik Institut yang menyebutkan realisasi pembangunan rumah nelayan tidak sesuai spesifikasi teknis. Kementerian PUPR membangun 50 unit rumah dengan dana APBN tahun 2015 sebesar Rp 6,2 miliar lebih di Kecamatan Kluet Selatan.

"Saya tidak tahu jika proses pengerjaan proyek tersebut tidak sesuai spesifikasi. Namun yang pasti, saat proses serah terima dari kontraktor pelaksana telah mendapat persetujuan dari Tim PHO," kata Fakhruddin saat dihubungi Sabtu (15/7/2017).

Karena sudah disetujui oleh Tim PHO, lanjut Fakhruddin, maka pihaknya menilai proses pengerjaan sudah selesai. Bahkan, untuk nama-nama penerima manfaat yang berhak menempati rumah tersebut pun sudah ada. "Pemkab Aceh Selatan sendiri telah meminta kepada camat setempat untuk memfasilitasi warga penerima manfaat supaya segera menempati rumah tersebut," ujarnya.

Baca Pembangunan Rumah Nelayan di Aceh Selatan Terbengkalai

Ads
Terkait informasi yang menyebutkan bahwa warga penerima manfaat belum menempati rumah tersebut sampai saat ini, menurut Fakhruddin pihaknya juga belum tahu.

Sementara itu, Camat Kluet Selatan, Saiful Hilmi yang dihubungi secara terpisah menyebutkan bahwa tudingan yang disampaikan oleh LSM Lingkar Publik Institut sama sekali tidak mendasar dan sangat keliru.

Soalnya, pembangunan rumah nelayan yang rampung akhir tahun 2015 lalu, seluruhnya sudah ditempati oleh masyarakat penerima manfaat pada tahun 2016 lalu. "Tidak benar tudingan yang menyebutkan rumah tersebut belum ditempati. Sebab kenyataannya di lapangan sudah sejak tahun 2016 lalu ditempati," tegasnya.

Hanya saja, sambung Saiful, terkait permintaan warga penerima manfaat agar pihak kontraktor pelaksana turut serta membangun bagian dapur dan beberapa pekerjaan tambahan lainnya, tidak mungkin dipenuhi oleh pihak kontraktor.

Editor : TAM
Kategori : Umum, Aceh Selatan
www www