Home >  Berita >  Umum

Pembangunan Rumah Nelayan di Aceh Selatan Terbengkalai

Pembangunan Rumah Nelayan di Aceh Selatan Terbengkalai
Sebanyak 50 unit rumah nelayan di Gampong Jambo, Kecamatan Kluet Utara, Aceh Selatan yang dibangun Kementerian PUPR sumber APBN tahun 2015 terbengkai. [Hendrik]
Jum'at, 14 Juli 2017 16:17 WIB
Penulis: Hendrik

TAPAKTUAN - LSM Lingkar Publik Institut melaporkan 50 unit rumah nelayan yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sumber APBN tahun 2015 senilai Rp 6,2 miliar lebih di Gampong Jambo Manyang, Kecamatan Kluet Utara, Aceh Selatan terbengkalai.

Terbengkalainya rumah tersebut, karena proses pembangunan yang dikerjakan oleh PT Citra Karsa diduga tidak sesuai spesifikasi teknis.

"Sejak proses pengerjaan rumah nelayan tersebut selesai dikerjakan pada akhir tahun 2015 lalu, sampai sekarang belum bisa ditempati oleh nelayan penerima manfaat. Hal itu diduga disebabkan karena keberadaan rumah dimaksud belum layak huni karena masih banyak item pekerjaan yang belum selesai," kata Manager Database dan Monitoring LSM Lingkar Publik Institut, Mahyuddin Usman rilis media, Jumat (14/7/2017).

Ia mengatakan, dari hasil observasi di lapangan dan didukung laporan dari masyarakat setempat, proyek tersebut terkesan sia-sia. Karena sejak selesai dibangun tahun 2015 hingga saat ini belum bisa dihuni.

Ads
Hal ini tak terlepas dari durasi pembangunan proyek rumah khusus ini hanya berjalan dalam waktu 5 bulan, sehingga dengan tenggat waktu yang sangat singkat itu mengakibatkan spesifikasi pembangunannya tidak sesuai.

"Kami sangat menyanyangkan hal ini terjadi, untuk mencegah uang negara terbuang sia sia maka kami meminta kepada aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas pembangunan proyek tersebut," pintanya.

Selain itu, Mahyuddin juga meminta kepada pihak Kementerian PUPR segera memperjelas peruntukan rumah dimaksud. Sehingga dengan demikian keberadaan rumah itu tidak terbengkalai dalam jangka waktu cukup lama.

"Untuk menghindari perumahan itu hancur sendiri karena tidak ada penghuni, maka kami meminta kepada Kementerian PUPR segera menyalurkannya kepada yang benar-benar berhak," tegasnya.

Editor : TAM
Kategori : Umum, Aceh Selatan
www www