Home >  Berita >  Umum

LSM KANA: Bupati Baru Harapan Baru untuk ADG

LSM KANA: Bupati Baru Harapan Baru untuk ADG
Ketua LSM KANA Muzakir.
Jum'at, 14 Juli 2017 21:02 WIB
Penulis: Ilyas Ismail
IDI - Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komunitas Aneuk Nanggroe (KANA), Muzakir, mengharapkan Bupati dan wakil Bupati Aceh Timur yang baru saja dilantik, dalam masa seratus hari kerja untuk memprioritas penataan Alokasi Dana Gampong (ADG) lebih pro rakyat, cepat dan tepat sasaran.
“Penataan Alokasi Dana Gampong lebih tertib di tahun selanjutnya, merupakan hal yang paling utama harus dilakukan Bupati Aceh Timur yang baru. Sehingga ADG di setiap gampong dalam wilayah Aceh Timur tidak terjadi pemborosan,” kata Ketua LSM KANA Muzakir kepada GoAceh, Jumat (14/7/2017).

Dari pantauan pihaknya di sejumlah gampong dalam wilayah Aceh Timur, terkesan banyak terjadi pemborosan dalam pengelolaan ADG dan peruntukannya tidak pro rakyat.

”Bahkan banyak gampong yang mengabaikan Musyawarah Desa (Musrenbangdes), sehingga tidak terkaver pembangunan yang dibutuhkan masyarakat di gampong itu sendiri sesuai dengan kebutuhan masyarakat,”papar Muzakir.

Ads
Muzakir mencontohkan, sejak tahun 2015 ADG pertama dikucurkan, sampai hari ini dalam RAB ADG pembangunan fisik selalu disebutkan pengadaan sejumlah unit peralatan seperti cangkul, kereta sorong dan peralatan lainya untuk menunjang pembangunan fisik.

“Ketika RAB ADG tahun berikutnya juga masih tercantum pengadaan peralatan kerja yang sama, jadi peralatan yang sudah dibeli tahun lalu dikemanakan?, ini salah satu sifatnya disinyalir terjadi pemborosan,”cetus Muzakir.

Hal ini, kata Muzakir, sangat bertolak belakang dengan tujuan ADG itu sendiri untuk pemberdayaan masyarakat gampong.

“Seharusnya aparatur gampong dapat menjaga dan merawat peralatan kerja pembangunan fisik untuk dapat dipakai di tahun selanjutnya,“ papar Muzakir.

Muzakir memperkirakan, Rp 50 juta hingga Rp 100 juta/ setiap tahunnya peruntukan ADG raib sia-sia atau tidak sesuai dengan perencenaan. Bahkan, kata Ketua LSM KANA, diduga banyak ADG yang dikelola oleh apartur gampong tampa diketuai oleh masyarakat, alias tidak transparan.

“Untuk itu, kita mengharapkan kepada Bupati Aceh Timur yang baru dilantik untuk membentuk tim khusus dalam pengawasan dana gampong, sehingga peruntukannnya tidak terjadi pemborosan dan tepat sasaran dalam pengingkatan taraf hidup masyarakat Aceh Timur ke arah yang lebih baik dalam masa lima tahun ke depan,” harap Muzakir.

Agar hal ini terlaksana dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat  Aceh Timur, Bupati harus meninjau ulang Peraturan Bupati (Perbub) tentang ADG, keberadaan Pendamping Desa (PD) yang selama ini terkesan berfungsi dalam membantu masyarakat dalam pengelolaan ADG.

“Harapan kita kepada Bupati Aceh Timur yang baru saja dilantik untuk mendesak Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) agar lebih proaktif dalam melakukan pemberdayaan masyarakat, terutama dalam pengelolaan ADG di tahun 2017 dan seterusnya."

"Semoga saja Bupati baru, harapan baru untuk masyarakat dalam pengelolaan ADG bagi masyarakat gampong dengan baik dan tepat sasaran,” demikian Ketua LSM KANA Aceh Timur.

Editor : zuamar
Kategori : Umum, Aceh Timur
www www