Home >  Berita >  Olahraga

Laga Uji Coba, PSAP Kalah Tipis di Kandang Sendiri

Laga Uji Coba, PSAP Kalah Tipis di Kandang Sendiri
Pemain PSAP Sigli berkustum putih biru membayang-bayangi pemain Persidi Idi memakai kustum hitam merah pada laga persahabat di lapangan Blang Paseh, Kota Sigli, Senin (10/7/2017). [Amiruddin].
Senin, 10 Juli 2017 20:35 WIB
Penulis: Amiruddin
SIGLI - Skuad PSAP Sigli harus mengakui keunggulan Persidi Idi Aceh Timur 0-1 pada laga uji coba di lapangan Blang Paseh, Kota Sigli, Senin (10/7/2017).
 
 
Anak-anak PSAP mengandalkan Kubil, Yusrival, Andi Kaloy dan Fajar tak mampu membendung gempuran anak-anak Persidi Idi yang dimotori Rahmad Rivaldi, Aminuddin. Andi dan kawan-kawan gagal memenuhi ambisinya untuk memenangkan laga, namun anak-anak Persidi memiliki naluri menyerang meski bermain sebagai tamu.
 
Terbukti, pada menit 17 salah seorang pemain bawah PSAP Sigli melakukan pelanggaran keras dikotak terlarang, sehingga wasit Olo yang memimpin pertandingan langsung menghadiahkan tendangan penalti untuk Persidi Idi.
 
Aminuddin yang menjadi algojo mampu ‎melesatkan sikulit bundar ke gawang PSAP yang dikawal Safrijal, sehingga angka berubah menjadi 1-0 untuk Persidi.
 
Tertinggal 1-0, anak-anak PSAP mulai menekan dan serangan demi serangan yang dilancarkan Fajar, Andi Kaloy dan Yusrival selalu kandas di kaki lawan. Sehingga membuat serangan PSAP selalu gagal dan tidak membuahkan hasil.
 
Menit ke 30, PSAP mendapat hadiah tendangan penalti dan Ade Rivaldi yang menjadi algojo tak mampu melesatkan sikulit bundar ke gawang Persidi Idi yang kawal Ali Kadafi. Hingga babak pertama berakhir, kedudukan 1-0.
 
Di babak ke dua, anak-anak PSAP terus menggempur pertahanan Persidi, namun kokohnya palang pintu dan disiplinnya dalam menghalau serangan lawan membuat anak-anak daerah penghasil kerupuk mulieng (emping melinjo-Red) prustasi seakan tidak percaya jika timnya kalah.
 
Tak hilang akal, Fajar dan kawan-kawan acap kali mendapat peluang untuk menciptakan gol ke gawang Persidi, namun lagi-lagi kurang tenangnya pemain depan membuat peluang terbuang percuma. 
 
Unggul 1-0, anak-anak Persidi mulai memperlambat tempo permainan dan membuat pemain PSAP sesekali melakukan pelanggaran terhadap pemain Persidi, sehingga wasit harus bekerja ekstra keras. Terbukti menit 80, pemain PSAP Kubil harus keluar lapangan setelah mendapatkan kartu merah, karena melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Persidi.
 
Meski sudah bermain maksimal, anak asuh T. Abdul Chair belum mampu menyamakan kedudukan hingga wasit mengakhiri pertandingan. 
 
T. Abdul Chair yang juga mantan pemain PSAP kepada GoAceh, usai pertandingan mengatakan, anak-anak belum menemukan permainan mereka dan belum kompak, sehingga sulit menemukan peformanya dalam bermain. Penyebabnya mereka baru dibina dan belum menyatu antara satu pemain dan pemain lain.
 
Yang jelas, kata Abdul Chair, mereka akan terus digembleng stamina dan teknik bermain sehingga nantinya terbentuk tim yang andal dan siap mengikuti Liga 3 di Banda Aceh. Sebut T. Abdul Chair, pada Selasa (11/7/2017) PSAP akan menjamu saudaranya Persimura Beureunuen, Kecamatan Mutiara Timur.
 
"Kita masih minim pembinaannya, dan saya berharap kepada masyarakat Pidie bisa memakluminya,"pinta dia.
Ads
Editor : zuamar
Kategori : Olahraga, Aceh, Aceh Timur, Pidie
www www