Home >  Berita >  Umum

Haji Uma Pertanyakan Mahalnya Harga Daging

Haji Uma Pertanyakan Mahalnya Harga Daging
DPD RI gelar raker dengan Kementerian Perdagangan, Selasa (4/7/2017). [Ist]
Rabu, 05 Juli 2017 11:43 WIB

JAKARTA - Dalam rangka pengawasan UU 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, DPD RI menggelar rapat kerja bersama Kementerian Perdagangan yang dihadiri oleh Sesdijen Perdagangan Dalam Negeri, Indrasari Wisnu Wardhana, Selasa (4/7/2017).

Dalam pertemuan tersebut, Senator Aceh, Sudirman yang juga populer dengan nama Haji Uma menyatakan, harga daging di Aceh mengalami kenaikan yang sangat tinggi hingga mencapai Rp170 ribu per kilonya.

“Kenaikan harga lazimnya terjadi pada tradisi hari meugang jelang memasuki bulan Ramadan dan sebelum perayaan hari raya. Padahal, harga normalnya di luar tradisi hari meugang (tradisi makan dagaing sebelum pauasa dan lebaran) dimaksud hanya berkisar 100.000 - 120.000 rupiah. Kenaikan ini sangat berat menurutnya," katanya.

Menanggapi hal tersebut, Wisnu menyatakan bahwa pihak Kementerian Perdagangan telah melakukan upaya penurunan harga daging dengan cara impor daging sapi beku.  "Masalahnya begini pak, masyarakat Aceh  belum mau mengonsumsi daging beku karena persoalan higienitas dan kehalalan daging, mengingat di Aceh menganut syariat Islam", ujarnya menanggapi pernyataan pihak Kementerian Perdagangan.

Ads
Sebenarnya, kata Dia, daging beku itu lebih sehat dan lebih higienis dibanding daging segar. “Karena daging beku setelah dipotong masih melalui tahapan sterilisasi untuk menghilangkan enzim jahat yang ada di dalamnya," katanya.

Editor : TAM
Kategori : Umum
www www