Home > Berita > Umum

Pemerintah Diminta Kembangkan dan Tulis Kembali Sejarah di Aceh

Pemerintah Diminta Kembangkan dan Tulis Kembali Sejarah di Aceh
Ilustrasi
Selasa, 04 Juli 2017 14:48 WIB
Penulis: Sarina

LHOKSEUMAWE – Pemerintah Aceh diminta membentuk sebuah lembaga yang berfungsi untuk meneliti, mengembangkan dan menulis kembali sejarah di Aceh. Pasalnya, kisah-kisah masa lalu di Bumi Serambi Mekah tersebut, saat ini mulai terkikis, tergerus oleh pesatnya perkembangan zaman.

Demikian dikatakan Sejarawan, Danial Murdani kepada GoAceh, Selasa (4/7/2017).

Baca: Pakar Sejarah: Suku Mante ada sebelum Aceh Terbentuk

loading...
Menurutnya, Pemerintah Aceh juga harus membangun kembali cagar budaya, baik itu berupa makam-makan raja (kesultanan) maupun objek sejarah lainnya.

“Tujuannya supaya tempat bersejarah tersebut tidak dibongkar dan dibangun gedung baru sehingga bukti kisah masa lalu tetap ada,” kata Danial.

Ia juga mengungkapkan, Pemerintah harus memberikan perhatian khusus dalam membangun wisata-wisata sejarah (historis), agar menjadi dokumen dan monumen sejarah.

“Makam-makam raja itu kalau dikembangkan bisa menjadi wisata sejarah sehingga mampu menambah PAD,” ucap Danial.

Ia mencontohkan, PAD Yogyakarta dari sektor pariwisata sangatlah banyak. Ini karena pemerintahan di sana sangat serius dalam mengembangkan wisatanya.

“Sebenarnya Aceh lebih banyak objek wisata sejarahnya dibandingkan Jawa. Kalau di sana dongeng bisa menjadi sejarah, sedangkan di Aceh, sejarah menjadi dongeng,” ujar Danial.

Baca: Sejarah Gugurnya 13 Pahlawan Perang Cumbok di Nagan Raya

Untuk itu, agar kisah sejarah di Aceh tidak sekedar menjadi dongeng sebelum tidur, Ia meminta Pemerintah Aceh mendukung penuh perguruan tinggi untuk membuka Fakultas Sejarah atau ilmu terkait.

“Kurikulum pelajaran di sekolah harus memasukkan sejarah Aceh. Jangan sampai generasi penerus Aceh lebih mengenal Candi Prambanan dari pada Masjid Baiturrahman atau Makam Malikussaleh,” tandas Dosen IAIN Malikussaleh Lhokseumawe tersebut sembari meminta Gubernur Aceh terpilih memberi perhatian khusus kepada guru sejarah.

Baca: Didanai Kemendikbud, 2 Dosen Aceh Tulis Soal Sejarah

Editor:Yudi
Kategori:Umum, Aceh, Lhokseumawe
wwwwww