Home > Berita > Umum

Netizen Bantah Pemintaan Premium oleh Masyarakat Menurun

Netizen Bantah Pemintaan Premium oleh Masyarakat Menurun
Sanggahan netizen terkait menurunnya pemakaian Premium.
Selasa, 04 Juli 2017 15:47 WIB
Penulis: Sarina

LHOKSEUMAWE – Sejumlah netizen yang aktif di media sosial Facebook tidak menerima dan menyanggah terkait komentar pihak Pertamina (Persero) yang menyebutkan, permintaan bahan bakar jenis Premium dan Solar menurun. 

Menurut warganet hal itu tidaklah benar, karena bahan bakar jenis tersebut tidak dipasok lagi oleh Pertamina.

Baca: BBM jenis Premium dan Pertamax Langka di Agara

loading...
Salah seorang netizen, Sabri Yahya menulis, permintaan premium bukan menurun, tetapi karena tidak dipasok lagi oleh Pertamina.

”Padahal kami masyarakat miskin sangat berminat untuk menggunakan bahan bakar jenis premium, tetapi ketika di SPBU dibilang malah habis ataupun kosong,” tulisnya.

Sementara itu, netizen lainnya, Murijal Burhan juga menuliskan, permintaan premium tidak menurun tapi disetiap ingin mengisi, petugas selalu menyampaikan kalau bahan bakar jenis tersebut sudah habis.

“Apa tidak meningkat pengguna Pertalite, di saat kita tanya Premium selalu dikatakan habis. Malah harga Pertalite dari harga Rp 6.900 per liter kini menjadi Rp 7.500 per liter,” kata Abunagaya Bin Ahmad.

Baca: Premium Langka di Sejumlah SPBU di Pidie

Sementara itu, pihak Pertamina saat dihubungi GoAceh melalui telepon seluler belum berhasil.

Diberitakan sebelumnya, tren pemakaian Solar dan Premium pada Lebaran Idul Fitri 1438 H menurun.

BBM jenis Solar hingga kini mengalami penurunan sekitar 12 persen dari 916 kl per hari menjadi 806 kl per hari.

Premium juga turun konsumsinya jika dihitung rata-rata normalnya.

Baca: Pemakaian Pertamax-Pertalite di Aceh Meningkat, Premium-Solar Menurun 

Editor:Yudi
Kategori:Umum, Lhokseumawe
wwwwww