Home > Berita > Umum

Cabut Subsidi Listrik dan BBM, Jokowi Dilarang ke Aceh

Cabut Subsidi Listrik dan BBM, Jokowi Dilarang ke Aceh
Sekretaris Jenderal PW KAMMI Aceh, M Rona Fajri.
Selasa, 04 Juli 2017 20:37 WIB
Penulis: Hafiz Erzansyah

BANDA ACEH - Berdasarkan info yang beredar, dikabarkan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, akan datang ke Aceh untuk menghadiri pelantikan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh terpilih, yakni Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah, yang dilaksanakan di Gedung DPRA, Rabu (5/7/2017) besok.

Menurut informasi, kedatangan Jokowi ke Aceh dikarenakan transit di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, sebelum melanjutkan perjalanan kerjanya ke Turki. 

Menanggapi beredarnya kabar ini, Sekretaris Jenderal PW KAMMI Aceh, M Rona Fajri mengatakan, pihaknya menolak kedatangan nomor orang satu di Indonesia tersebut. Penolakan ini dikarenakan atas sikap pemerintahan Jokowi yang mulai menghapus sedikit demi sedikit subsidi listrik dan bahan bakar minyak (BBM).

loading...
"Hal ini bisa dilihat dari semakin mahalnya tarif listrik setiap bulannya, ketika ada rakyat yang membayar listrik ataupun membeli token listrik namun cepat habisnya. Adapun BBM bisa dirasakan dengan semakin sulitnya mendapatkan premium," ujarnya kepada GoAceh.

Untuk itu, pihaknya menolak kedatangan Presiden Jokowi, terlebih sembari singgah mengikuti proses pelantikan gubernur Aceh yang baru. "Jika subsidi listrik dan BBM dicabut, sebaiknya Jokowi transit di bulan saja, jangan di Aceh," tegas Rona.

Menurutnya, semakin lama rakyat semakin merasakan mahalnya membayar listrik dan harus berpindah dari pemakaian premium ke pemakaian Pertalite dan Pertamax. 

"Memang tarif TDL dan harga BBM tidak dinaikkan, tapi ada skema lain yang terasa sedang dimainkan oleh pemerintah. Ada kesan BBM premium yang disubsidi sengaja dibuat langka sehingga rakyat terpaksa membeli Pertalite atau Pertamax," ungkapnya.

Editor:TAM
Kategori:Umum, Banda Aceh
wwwwww