Home > Berita > Hukum

21 Pelaku Maisir di Aceh Tamiang Dicambuk

21 Pelaku Maisir di Aceh Tamiang Dicambuk
Salah seorang terpidana kasus Maisir sedang menjalani hukuman cambuk. [Suparmin]
Selasa, 04 Juli 2017 22:14 WIB
Penulis: Suparmin

KUALASIMPANG - 21 pelaku maisir (judi) di Aceh Tamiang kembali dieksekusi cambuk di depan umum di halaman Gedung Islamic Center atau Kantor Syariat Islam Kabupaten setempat, Selasa (4/7/2017). Salah satu terhukum adalah seorang wanita.

Amatan GoAceh, dari jumlah 21 orang terhukum cambuk tersebut satu di antaranya terdapat seorang wanita bernama Yusniar (39), warga Gampong Telaga Meuku, Kecamatan Banda Mulia.

Selain sebagai satu-satunya wanita yang divonis hukuman cambuk, Yusniar juga merupakan terpidana yang mendapatkan cambukan paling banyak dibanding terpidana lainnya.

loading...
Dalam hal ini, Yusniar harus menerima deraan cambukan rotan sebanyak sembilan kali, sedangkan terhukum lainnya masing-masing menerima sebanyak 4 hingga 7 kali cambukan.

Ads
Seperti biasanya, eksekusi hukuman uqubat/cambuk dimaksud digelar oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kualasimpang, Aceh Tamiang bersama Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) dengan dihadiri Wakil Bupati setempat, Iskandar Zulkarnain dan disaksikan pejabat Muspida serta masyarakat umum.

Amatan GoAceh di lokasi eksekusi, sebelum acara berakhir sejumlah masyarakat yang awalnya menyaksikan hukuman cambuk, satu persatu bubar dari lokasi itu seraya menyebutkan rasa tidak puasnya terhadap penanganan penegakan qanun di daerah itu.

"Nggak menarik bang, yang dicambuk hanya rakyat kecil saja,” ketus Heru salah satu pengunjung sembari bergegas meninggalkan tempat dilaksanakan hukuman cambuk.

Pada eksekusi cambuk keenam terhadap M Efendi (29) warga Babo, Kecamatan Bandar Pusaka, petugas dari Kejaksaan sempat menegur sang eksekutor untuk tidak membengkokkan tangannya saat menyambuk terhukum.

Kemudian eksekutor  tersebut langsung digantikan dengan algojo lain.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Aceh Tamiang, Yusnar Yusuf usai acara uqubat kepada awak media mengatakan, jumlah terhukum yang dicambuk hari ini sebanyak 21 orang, seluruhnya pelaku kasus maisir (judi).

“Mereka melanggar Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Acara Jinayat. Jumlah perkaranya ada enam dan terhukum sebanyak 21 orang,” ujar Yusnar.

Menurutnya, eksekusi hukuman cambuk kali ini merupakan yang kedua sepanjang 2017 dengan jumlah terhukum 21 orang atau lebih tinggi dari eksekusi cambuk pertama, yaitu hanya 14 terhukum.

Pihaknya berharap eksekusi cambuk tersebut bisa menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat, sehingga ke depannya bisa diminimalisir pelanggaran-pelanggaran syariat.

Baca: 24 Pelanggar Syariat Dicambuk di Aceh Besar

Editor:Yudi
Kategori:Hukum, Aceh Tamiang
wwwwww