Semalam Jenazah Halimatus Sakdiyah Diberangkatkan dari KL

Semalam Jenazah Halimatus Sakdiyah Diberangkatkan dari KL
Grup Anak Rantau Acheh Malayasia (Garam) di Malaysia mempersiapkan pemulangan janazah almarhumah Halimatus Sakdiyah, di rumah sakit, Hospital Kuala Lumpur (HKL) Malaysia. [Ist]
Senin, 03 Juli 2017 07:31 WIB
Penulis: Joniful Bahri

BIREUEN - Jenazah almarhumah, Halimatus Sakdiyah (24), dipulangkan melalui Kuala Lumpur International Airport (KLIA) Malaysia ke Bandara Kualanamu, Sumatera Utara, Minggu (2/7/2017). Diperkirakan tiba di Medan sekitar pukul 22,00 WIB.

Pemulangan jenazah almarhumah dilakukan  Grup  Anak  Rantau Acheh  Malayasia (Garam) dengan menggalang dana, termasuk biaya perawatan almarhumah di rumah sakit.

Baca Pemulangan Jenazah TKI di Malaysia, PWI Tidak Gunakan Dana Organisasi

loading...
Menurut Pengurus Garam di Malaysia, Samsuddin,  biaya pemulangan jenazah sebesar RM 4.000 atau setara Rp12 juta. Setibanya di bandara, jenazah akan dijemput  pihak keluarga  yang berada di Rantau Prapat,  Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara, dan direncanakan akan  dibawa pulang menggunakan ambulans ke Aceh.

Ads
“Saat sekarang  ini,  jenazah masih dalam perjalanan dan diperkirakan tiba di Medan, Sumatera Utara  sekitar  pukul 22.00 WIB,” kata lelaki yang akrab disapa Sam Diego itu tadi malam.

Baca Diduga Menderita Batu Karang, Seorang TKI Asal Aceh Utara Meninggal di Malaysia

Halimatus Sakdiyah, sebutnya, berasal dari Dusun 3 Perdamaian, Gampung Tambon Baroh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara. Almarhumah meninggalkan seorang suami, Abu Bakar (40) serta 2 orang anak yakni Fatimah Zura (2.7) tahun dan adiknya Malayani (5 bulan).

Sebelum meninggal dunia, terang Samsuddin  Halimatus Sakdiyah sempat dirawat di rumah sakit  Hospital Kuala Lumpur, karena  menderita sakit paru-paru basah. “Ia dibawa ke rumah sakit oleh seorang anggota Garam  Rahmad Saputra Jafar dengan uang jaminan sebesar RM 1.400. Uang jaminan tersebut sudah kita gunakan sebesar RM 1.305  membayar rumah sakit serta proses pengeluaran jenazah dari ruang ICU,” katanya.

Dari hasil penggalangan dana yang dilakukan pihaknya, terkumpul RM 7.267 atau Rp 21.801.000.  Penggalangan dana tersebut dilakukan oleh 4 Pengurus Garam, Sam Diego, Sah Putra Sah, Muhd Nabil Ady Gm serta Tetamu Senja melalui dunia maya.

 “Syukur Alhamdulillah, setelah dikurangi biaya di rumah sakit serta pemulangan jenazah, dana lebih ini kembali diserahkan kepada suami almarhumah, Abu Bakar sebesar RM 1.962 atau Rp 5.886.000 guna keperluan anaknya yang masih kecil,” tuturnya seraya mengucapkan terimakasih kepada warga yang ikut membantu.

Editor:TAM
Kategori:Bireuen, Umum
wwwwww