Home > Berita > Aceh

Pemakaian Pertamax-Pertalite di Aceh Meningkat, Premium-Solar Menurun

Pemakaian Pertamax-Pertalite di Aceh Meningkat, Premium-Solar Menurun
Ilustrasi. [Foto Istimewa]
Senin, 03 Juli 2017 10:05 WIB
Penulis: Sarina

LHOKSEUMAWE -  PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region I Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mencatat tren konsumsi bahan bakar khusus (BBK) periode perayaan Idul Fitri tahun ini di Aceh mengalami peningkatan. 

Area Manager Communication & Relation Pertamina Sumbagut, Fitri Erika, Minggu (2/6/2017) menyampaikan, hingga H+6 lebaran Idul Fitri, Pertamina mencatat konsumsi bahan bakar jenis Pertamax naik 37 persen dari normal 127 kiloliter per hari menjadi 174 kiloliter (kl) per hari.

Lonjakan konsumsi Pertamax terjadi pada H-2 pada 23 Juni menjadi 390 kiloliter atau naik 207 persen. 

“Bahan bakar jenis Pertalite di Aceh juga mengalami peningkatan tertinggi, pada H-1 Lebaran dengan peningkatan dari angka penyaluran harian normal sebesar 916 kiloliter per hari menjadi 1.640 kiloliter atau naik 78 persen," katanya.

Ads
Selama satgas mulai 10 juni hingga kini, penyaluran Pertalite di Aceh naik rata-rata 7 persen atau menjadi 983 kiloliter per hari dari normal 916 kiloliter.

Fitri menambahkan, peningkatan konsumsi bahan bakar di Aceh didominasi oleh permintaan konsumen di daerah jalur mudik. Konsumsi tertinggi untuk BBK Pertamax di Aceh Utara dan Aceh Timur. Sementara Pertalite tertinggi di Aceh Barat, Singkil, dan Aceh Timur.

“Berbeda dengan tren Solar dan Premium, pada masa satgas Idul Fitri 1438 H menurun. BBM jenis Solar selama satgas hingga kini mengalami penurunan sekitar 12 persen dari 916 kl per hari menjadi 806 kl per hari,” ungkapnya.

Tambahnya, konsumsi Premium justru turun konsumsinya jika dihitung rata-rata normalnya. Ada beberapa kabupaten/kota yang naik konsumsi Premium.

Antara lain Pidie Jaya konsumsi normal 16 kl perhari naik 61 persen menjadi 26 kl per hari, Aceh Selatan normal 45 kl per hari naik 18 persen menjadi 53 kl perhari, Simeuleu dari normal 20 kl perhari naik 9 persen menjadi 22 kl per hari. 

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Aceh, Umum, Lhokseumawe
wwwwww