Diserang Hama Burung Pipit, Produksi Padi di Abdya Terancam Berkurang

Diserang Hama Burung Pipit, Produksi Padi di Abdya Terancam Berkurang
Petani terlihat sibuk menghalau kawanan burung Pipit di areal persawahan Geulumpang Payong Blangpidie, Senin (3/7/2017). [T Musnizar]
Senin, 03 Juli 2017 16:16 WIB
Penulis: T Musnizar

BLANG PIDIE – Produksi padi di sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) terancam menyusut. Pasalnya, puluhan hektare tanaman padi dewasa di sejumlah titik mulai diserang hama burung Pipit.

Amatan GoAceh, Senin (3/7/2017) selain dikhawatirkan akan mengurangi volume produksi, serangan burung tersebut juga bisa mengakibatkan gagal panen jika tidak ditangani secara serius oleh sejumlah pihak.

"Hama burung kali ini benar-benar membuat kami kewalahan. Diusir di sini, ke sana dia terbang, dari sana diusir, singgah ke sini,” keluh Samsuar, petani yang berlokasi di Gampong Geulumpang Panyong Kecamatan Blangpidie kepada GoAceh.

Disebutkan Samsuar, dalam upaya mengusir gerombolan burung Pipit tersebut, dirinya bersama petani lain sempat pontang-panting meskipun sejumlah petani membuat aneka peralatan yang bisa menimbulkan bunyi-bunyian dengan disusun paralel dan terikat dengan tali, namun tak cukup membuat hama burung jera.

Ads
“Pernak pernik mainan sawah pun seakan tidak dihiraukan oleh burung-burung itu, begitu diusir dari satu blok tanaman padi, burung terbang ke blok tanaman padi dewasa lain, begitu seterusnya,” jelas Samsuar.

Baca: Akibat Diserang Hama, Hasil Panen Berkurang

Rahmat (40) petani di wilayah yang sama juga menyebutkan, serangan hama burung saat ini semakin menjadi-jadi.

Disebutkannya, serangan hama burung di Abdya menyebar di seluruh area persawahan kemukiman Kuta Tinggi Kecamatan Blangpidie, Kecamatan Susoh, Jeumpa dan sejumlah wilayah lainnya di Abdya yang mencapai puluhan hektare.

"Beberapa petani sudah berinisiatif memasang jaring nilon atau sejenis paranet untuk mengurangi dampak serangan hama burung. Namun belum semua karena harganya mahal juga memakan waktu yang cukup lama,” terang Rahmat.

Kepala Dinas (Kadis) Pertanian dan Perkebunan, Muslim Hasan melalui Kabid Produksi Dinas setempat, Hamdan menyangkut masalah tersebut mengakui, pihaknya juga merasa kewalahan mengatasi permasalahan tersebut.

Disebutkan Hamdan, serangan hama burung Pipit tersebut kemungkinan besar dikarenakan tidak serentaknya tanam padi di Abdya saat ini.

“Kalau tanamnya serentak, kalau adapun serangan burung maka burung-burung itu tersebar, jadi tidak terlalu riskan di satu wilayah,” sebutnya singkat.

Baca: Forum Pala Aceh Terus Upayakan Solusi Cegah Serangan Hama

Editor:Yudi
Kategori:Aceh Barat Daya, Umum
wwwwww