Kapal Keruk Milik Pemkab Bireuen Terancam Jadi Besi Tua

Kapal Keruk Milik Pemkab Bireuen Terancam Jadi Besi Tua
Kapal Keruk Raja Jeumpa saat bersandar di TPI Kuala Raja, Kecamatan Kuala, Bireuen, Minggu (2/7/2017). [Joniful Bahri]
Minggu, 02 Juli 2017 15:36 WIB
Penulis: Joniful Bahri

BIREUEN - Kapal Keruk Raja Jeumpa 1 milik Pemkab Bireuen terancam jadi besi tua. Kapal yang dibeli semasa Bupati Nurdin Abdurrahman, awal 2010 itu, kini hanya bersandar di dermaga Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Kuala Raja, Kecamatan Kuala, kabupaten setempat.

Awalnya pengadaan kapal tersebut melalui Dinas Kelautan dan Perikanan yang dijabat Syamsuar Syah, sempat dikelola oleh Perusahaan Daerah Pembangunan (PDP) Bireuen.

Baca: Dua Kapal Perang Lalu-Lalang di Perairan Aceh, Ada Apa?

loading...
Menurut informasi yang didapat GoAceh, kapal keruk yang dibeli seharga Rp7 miliar tersebut sempat beroperasi 2 kali, yakni saat mengeruk Kuala Pante Rheng, Samalanga serta Kuala PPI Peudada pada 2010.

"Selama ini, jalur bibir Kuala Raja sebenarnya dangkal dan menyulitkan para nelayan. Tapi anehnya, ada kapal keruk di PPI namun tak difungsikan,” sebut nelayan Kuala Raja, Ibrahim.

Kadis Perikanan Bireuen, Irwan yang dikonfirmasi wartawan, Minggu (2/7/2017) mengaku, belakangan ini kapal keruk itu telah disewakan ke pihak ketiga. 

“Setahu saya, sejak beberapa tahun terakhir, kapal keruk ini disewakan oleh pihak ketiga hingga Oktober 2017 dan sempat beroperasi di kawasan Sabang,” kata Irwan.

Tetapi saat ini, tambahnya, kapal tersebut telah ditempatkan kembali di Dermaga Kuala Raja, Bireuen.

Baca: Kepala SAR Nasional Resmikan Kapal Kresna 232 Banda Aceh

"Saya juga belum tahu berapa harga sewa kapal keruk itu, karena proses penyewaannya sebelum saya menjabat di Dinas Kelautan,” ucapnya.

“Dalam mekanismenya, anggaran penyewaan kapal tersebut tetap harus masuk ke kas daerah,” tandas Irwan.

Baca: Kapal Pengangkut Pakaian Bekas Tenggelam di Aceh Timur, Semua ABK Tak Ditemukan

Editor:Yudi
Kategori:Bireuen, Umum
wwwwww