Home > Berita > Umum

Berantas Narkoba, APP Harap BNN Libatkan Semua Elemen Masyarakat

Berantas Narkoba, APP Harap BNN Libatkan Semua Elemen Masyarakat
Ketua Umum APP, Fadel Aziz Pase SH saat berada di Istana Presiden RI. [Dok APP].
Minggu, 02 Juli 2017 08:30 WIB
Penulis: Jamaluddin Idris
LHOKSUKON - Asosiasi Pemuda Pase (APP) berharap Badan Narkotika Nasional (BNN) melibatkan semua elemen masyarakat dalam upaya pemberantasan narkoba. Menurut APP, masalah narkoba bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan BNN saja, melainkan tanggung jawab bersama untuk mencegah dan memberantas barang haram itu.

"Kita berharap BNN dapat melibatkan semua elemen masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba. Semakin hari, kita melihat kasus penyalahgunaan narkoba semakin marak terjadi. Sangat kita sayangkan generasi muda rusak akibat barang haram itu," kata Ketua Umum APP, Fadel Aziz Pase SH kepada GoAceh di Lhokseumawe, Minggu (2/7/2017).

Fadel mengatakan, hal tersebut juga diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2011 pasal 105 yang menyebut bahwa 'masyarakat mempunyai hak dan tanggung jawab dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Presekursor Narkotika'.

loading...
"Indonesia sebagai negara yang memiliki kepadatan penduduk terbesar di dunia dan letak geografis yang strategis, memungkinkan Indonesia berpeluang menjadi negara produsen, transit, bahkan menjadi negara tujuan lalu lintas perdagangan narkotika," ucap Fadel.

Kemudian, kata Fadel, ditambah lagi personil pengamanan yang menjaga wilayah darat, laut, dan udara Indonesia tidak sebanding dengan luasnya Indonesia. Akibatnya, penyelundupan narkoba dari negara luar sangat rentan bahkan mudah terjadi.

“Sebagai masyarakat Indonesia tentu kita tidak ingin melihat generasi muda hancur akibat narkoba, untuk itu perlu adanya strategi yang kompleks dalam menghacurkan ancaman-ancaman serius tersebut," kata Fadel.

Dalam mengatasi masalah narkoba, sambungnya, perlu peranan aktif dari segenap lapisan masyarakat dan agama, kelompok pemuda dan warga lainnya. Sehingga penanggulangan bahaya narkoba dapat efektif. Oleh karena itulah APP berharap BNN melibatkan semua elemen masyaratkat.

Menurut kandidat magister hukum pidana, Universitas Panca Budi (UNPAB) Sumatera Utara itu, dengan adanya kolaborasi antara masyarakat, penegak hukum dan pemerintah dalam menangani masalah-masalah narkoba otomatis potensi membantu generasi muda dalam menghindari penyalahgunaan narkoba dapat terlaksana dengan baik.

"Pada kenyataannya, tak ada satu sistem atau kelompok yang bisa memberantas dan mencegah sendiri penyalahgunaan narkoba di lingkungannya masing-masing. Bahkan pemerintah sekalipun tidak akan mampu memberantas penyalahgunaan narkoba jika tanpa bantuan masyarakat dan aparat penegak hukum. Begitupun sebaliknya," pungkasnya lagi.

Langkah atau kinerja Pemerintah, lanjutnya lagi, sejauh ini dapat disimpulkan bahwa belum efektif. Hal tersebut terlihat dengan jelas pada data yang menunjukkan bahwa tiap tahunnya jumlah kasus penyalahgunaan narkoba di Indonesia mengalami peningkatan.

"Narkoba sudah menjadi musuh yang nyata bagi masyarakat, tidak tanggung-tanggung narkoba akan merusak masa depan generasi muda. Menurut analisa kami, dampak tidak langsung narkoba yang disalahgunakan bahwa akan banyak uang yang dibutuhkan untuk penyembuhan dan perawatan kesehatan pecandu jika tubuhnya rusak digerogoti zat beracun," ujar Fadel.

Bahkan dikucilkan dalam masyarakat dan pergaulan orang baik-baik. Selain itu biasanya tukang candu narkoba akan bersikap anti sosial. Serta keluarga akan malu besar karena punya anggota keluarga yang memakai zat terlarang.

"Kemudian, kesempatan belajar hilang dan mungkin dapat dikeluarkan dari sekolah atau perguruan tinggi, tidak dipercaya lagi oleh orang lain karena umumnya pecandu narkoba akan gemar berbohong dan melakukan tindak kriminal. Dosa akan terus bertambah karena lupa akan kewajiban serta menjalani kehidupan yang dilarang oleh ajaran agamanya. Terakhir, bisa dijebloskan ke dalam tembok derita/penjara yang sangat menyiksa lahir batin," imbuhnya.

Untuk meminimalisir peredaran dan penyalahgunaan barang haram tersebut, APP sebagai wadah perkumpulan pemuda-pemuda di Aceh siap bekerjasama demi memutuskan mata rantai peredaran dan penyalahgunaannya.

“Kita sebagai wadah pemuda siap membantu pemerintah atau lembaga terkait dalam hal memberantas narkoba. Untuk di Aceh kita wacanakan disetiap desa ada pos-pos di perbatasan untuk mencegah peredaran barang haram tersebut," tutup Fadel.
Kategori:Umum, Aceh Utara
wwwwww