Nasir Djamil: Menyerang Orang Sedang Salat adalah Perbuatan Biadab

Nasir Djamil: Menyerang Orang Sedang Salat adalah Perbuatan Biadab
Ilustrasi
Sabtu, 01 Juli 2017 13:37 WIB
Penulis: Hafiz Erzansyah

BANDA ACEH - Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, Nasir Djamil menyampaikan keprihatinan terhadap dua anggota polisi yang ditikam saat melaksanakan salat Isya di Masjid Faletehan, Jakarta Selatan, Jumat (30/6/2017) kemarin.

Menurutnya, kejadian tersebut memperlihatkan bahwa aksi-aksi kejahatan terhadap aparat Polri belum berhenti.

Baca: Penusuk 2 Anggota Brimob Ternyata Ikut Salat di Saf Ketiga

loading...
"Apapun motifnya, menyerang aparat kepolisian, apalagi sedang melakukan ibadah, adalah perbuatan keji dan tergolong biadab," kata Nasir kepada GoAceh, Sabtu (1/7/2017).

Ads
Perihal tewasnya pelaku, dirinya mengakui bahwa aparat harus melakukan hal itu, karena dua anggota mereka ditikam oleh pelaku, sehingga menembak hingga tewas sulit dihindari.

"Namun kita tetap ingin pelakunya dilumpuhkan hidup-hidup, sehingga akan terjawab motif dan siapa pelaku sebenarnya," kata Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Ia juga mengimbau agar pimpinan Polri beserta anggota, meningkatkan kewaspadaan dan tetap mengedepankan fungsi intelijen.

Baca: BMI Kecam Keras Penikaman Anggota Brimob di Masjid Falatehan

Tujuannya, mampu mendeteksi secara cepat terhadap orang-orang yang mencurigakan dan diperkirakan akan melakukan aksi kejahatan.

"Kejadian ini juga membuat program deradikalisasi harus dilakukan secara masif kepada kelompok-kelompok yang rentan disusupi jaringan terorisme," tandas Nasir.

Baca: DPR: Kenapa Pelaku Penyerang Anggota Brimob Harus Ditembak Mati?, Kan Bisa Kakinya Saja...

Editor:Yudi
Kategori:Kriminal, Aceh, Banda Aceh
wwwwww