Bangunannya Mulai Rusak, Warga Desak Pasar Rakyat Difungsikan

Bangunannya Mulai Rusak, Warga Desak Pasar Rakyat Difungsikan
Pasar Rakyat di Gampong Padang Panjang dan Lampoh Drien yang belum difungsikan.
Sabtu, 01 Juli 2017 13:07 WIB
Penulis: T Musnizar

BLANG PIDIE - Warga Gampong Padang Panjang dan Lampoh Drein Kecamatan Susoh, Aceh Barat Daya (Abdya) meminta pemerintah melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) kabupaten setempat segera memfungsikan pasar rakyat di gampong tersebut.

Sejumlah warga mengakui, jika pasar tersebut tidak segera difungsikan maka dikhawatirkan akan menjadi bangunan mubazir.

Baca: DPRK Banda Aceh Sidak Pasar Tradisional, Terima Banyak Keluhan Pedagang

loading...
Terlebih, saat ini bangunan yang dibangun menggunakan uang rakyat dengan nilai miliaran tersebut sudah mulai keropos.

Effendi (35) warga Gampong Padang Panjang menyebutkan, semenjak dibangun pada 2016 lalu, bangunan itu belum difungsikan sehingga terkesan mubazir dengan perencanaan yang kurang matang.

“Kalau memang pasar ini untuk rakyat yang harus segera difungsikan, pihak dinas jangan tutup mata, pasar itu salah satu sumber nafkah masyarakat sekitar,” tegas Effendi.

Sementara itu, Camat Susoh, Zulfan terkait masalah itu mengakui, pihaknya sudah memfasilitasi warga dengan pihak Disperindagkop.

Dalam rapat tersebut, Zulfan mengakui belum ada kesepakan yang rinci.

Baca: BKSDA: 80 Persen Satwa Liar Aceh Pasarnya di Medan

“Dalam waktu dekat ini, kita akan koordinasi kembali dengan pihak dinas Disperindagkop untuk segera diaktifkan pasar yang telah selesai dibangun tersebut,” sebut Zulfan.

Amatan GoAceh, Sabtu (1/7/2017), beberapa bagian bangunan terlihat sudah mulai rusak, seperti pintu jeruji yang mengelilingi bangunan belakang sudah ambruk.

Sebagian atap sudah mulai bocor, les plang mulai terkelupas, dan lampu-lampu ada yang hilang.

Selain mulai rusak, bangunan pasar itu juga rawan disalah gunakan oleh remaja-remaja sekitar.

Baca: Pasar Pagi Kuala Simpang Ditertibkan

Editor:Yudi
Kategori:Aceh Barat Daya, Ekonomi
wwwwww