Home > Berita > Umum

Tarian Kuda Lumping Hibur Warga Pedalaman Aceh Utara

Tarian Kuda Lumping Hibur Warga Pedalaman Aceh Utara
Penampilan tarian kuda lumping di Keude Simpang Keuramat, Aceh Utara, Kamis (29 /6/2017). [Sarina]
Kamis, 29 Juni 2017 22:03 WIB
Penulis: Sarina
LHOKSUKON - Tarian tradisional kuda lumping atau kuda kepang tampil menghibur ribuan warga pada pembukaan Opster di Lapangan Keude Simpang Keuramat, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (29/6/2017).

 

Salah seorang penari kuda lumping, Misno (27), kepada GoAceh menuturkan, tarian kuda lumping telah ditekuninya sejak kecil yang diwarisi oleh keluarganya secara turun termurun.

Menurutnya, tarian tersebut mulai kembali dimainkan usai Aceh kondusif dan biasanya dipentaskan di kawasan Cot Girek, di mana tempat para penari berdomisili.     

Dia menjelaskan, pementasan tarian tersebut hanya ditarikan oleh para pria saja dan terdiri dari 4 sampai 6 orang penari yang menunggangi kuda anyaman bambu dan menari mengikuti alunan musik pukul tradisional seperti gong, kenong, kendang, dan juga slompret.

“Kita menunggangi kuda yang kita buat dari ayaman bambu, dan biasanya kami membawakan tarian Buto Lawas, tarian inilah biasanya bisa mengalami kesurupan atau kerasukan roh halus, biasanya penonton juga bisa kerasukan dan ikut menari bersama kami, dan mereka bisa pulih karna ada petua dari kami yang memiliki kemampuan supranatural,” ujar Misno.

Amatan GoAceh, pada fragmen terakhir, para penari melakukan gerakan-gerakan yang lebih santai, para penari membawakan tari Begon Putri, yang merupakan tarian penutup dari seluruh rangkaian atraksi tari kuda lumping.

Menurut penelusuran dari internet, tarian atau permainan kuda lumping ini merupakan tarian tradisional yang berasal dari Pulau Jawa.

Ads
Editor:Zuamar
Kategori:Umum, Aceh Utara
wwwwww