Sadis, Anak Bunuh Ibu Kandung Disertai Mutilasi

Sadis, Anak Bunuh Ibu Kandung Disertai Mutilasi
Tersangka kasus pembunuhan ibu kandung disertai mutilasi di Gampong Titi Mas Kutacane. [Ist]
Kamis, 29 Juni 2017 15:49 WIB
Penulis: Jufri P

KUTACANE - Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) kembali heboh dengan adanya kasus pembunuhan disertai mutilasi, Rabu (28/6/2017) malam. Pasalnya, kasus mutilasi yang terjadi beberapa bulan lalu, belum juga terungkap siapa pelakunya. Kini, muncul peristiwa sadis lainnya.

Informasi yang dihimpun GoAceh, Kamis (29/6/2017), telah terjadi kasus pembunuhan di Gampong Titi Mas, Kecamatan Babul Rahmah, Kutacane tadi malam.

Korban dalam kasus pembunuhan ini adalah ibu kandung tersangka sendiri.

loading...
Baca: Basarnas Kutacane Kembali Temukan Organ Tubuh Korban Mutilasi

Adapun korban bernama Bihe binti Masrah, sedangkan tersangka yakni Nasrudin bin M Ali.

Adapun kronologis kejadian berawal saat tersangka mencari anaknya di rumah korban (ibunya/Bihe).

Saat itu, di dalam rumah tersebut, korban bersama anaknya yang lain, Maludin (37) yang juga adik tersangka, bertempat tinggal di gampong yang sama.

Kemudian korban diajak keluar rumah oleh pelaku dengan cara menggendong ibunya hingga ke halaman depan.

Setelah itu, tersangka langsung menggorok leher korban dengan benda tajam, kemudian memutilasinya.

Aksi tersangka disaksikan langsung oleh Maludin. 

Namun Maludin langsung menutup pintu depan rumah dan lari ke belakang untuk meminta bantuan warga sekitar.

Saat itu juga, korban langsung dimassa warga yang sempat tersulut emosi. Tak lama kemudian, aparat kepolisian pun tiba di lokasi kejadian.

Baca: Mayat Diduga Korban Mutilasi Ditemukan di Sungai Lawe Alas

Saat ini, kasus pembunuhan dengan mutilasi tersebut, sudah ditangani aparat Polres Agara.

Pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolres setempat.

Namun, hingga kini, motif tersangka membunuh ibu kandungnya itu belum juga diketahui.

Baca: Polisi: Diduga Korban Pembunuhan dengan Mutilasi

Editor:Yudi
Kategori:Aceh Tenggara, Peristiwa
wwwwww