Menghilang di RSUDZA, Mobil Koord Tagana Diamankan di Peureulak

Menghilang di RSUDZA, Mobil Koord Tagana Diamankan di Peureulak
Ilustrasi. [Foto Istimewa]
Kamis, 29 Juni 2017 08:03 WIB
Penulis: Hafiz Erzansyah
BANDA ACEH - Seorang pria berinisial SF (46), warga Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, terpaksa berurusan dengan polisi di Aceh Timur karena diduga melarikan mobil Toyota Rush berwarna hitam bernomor polisi BL 778 AN. Mobil tersebut diambil di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh, Senin lalu.
Informasi diperoleh salah satu anggota grup WhatsApp Forkom SAR Aceh, Tarmizi Umar, Rabu (28/6/2017), mobil tersebut milik Koordinator Tagana Banda Aceh, Sulaiman Ibrahim (52). Sulaiman merupakan warga Gampong Batoh, Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh.
 
Beberapa waktu lalu, dia memarkirkan mobilnya di areal parkir RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh yang saat itu menjenguk anaknya yang dirawat akibat kecelakaan, Senin (26/6/2017) kemarin sekitar pukul 00.30 WIB. 
 
‎"Menurut informasi diperoleh, sekitar pukul 16.30 WIB sore tadi personel Polsek Peureulak mendapat informasi bahwa akan melintas mobil yang sempat hilang tersebut di seputar lokasi dari arah Langsa menuju Idi, Aceh Timur," ujarnya.
 
‎Saat ditangkap, pelaku bersama istri dan mertuanya serta seorang anak berada di dalam mobil tersebut yang melintasi kawasan Peureulak, hendak pergi ke Idi untuk bersilaturahmi lebaran.
 
"‎Kemudian pelaku diamankan ke Polsek Peureulak. Dari keterangannya kepada pihak kepolisian, ia mengaku mengambil mobil tersebut karena khilaf tidak punya uang untuk lebaran. Dalam menjalankan aksinya, ia seorang diri tanpa dibantu oleh orang lain, karena saat itu kunci mobil tercecer di bangku depan ruang anak korban dirawat," jelas Tarmizi.
 
‎Polisi berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa sebuah STNK paslu dengan merek Toyota Rush bernomor polisi BL 640 N yang selanjutnya dilimpahkan ke Satuan Reskrim Polres Aceh Timur untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. 
 
"‎Sebelumnya Pak Sulaiman Ibrahim telah membuat laporan ke Polresta Banda Aceh," katanya.
 
Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan lanjut mengenai peristiwa ini dari pihak kepolisian. Sebelumnya (kemarin), Kapolresta Banda Aceh, ‎Kombes Pol T Saladin melalui Kasat Reskrim, Kompol Raja Gunawan dan Kanit Ranmor, Ipda Bambang Junianto belum menjawab saat dikonfirmasi hingga tadi malam.
 
‎Sementara Kapolsek Kuta Alam, AKP Syukrif Panigoro yang dikonfirmasi terpisah mengatakan, pihaknya tidak menerima laporan kasus tersebut dari pihak korban, melainkan ke Polresta Banda Aceh. 
 
"Memang benar di wilayah hukum kita, tetapi yang bersangkutan langsung melapor ke Polresta Banda Aceh dan ditangani Polresta," kata Kapolsek.
Ads
Editor:Kamal Usandi
Kategori:Aceh Timur, Umum, Banda Aceh, Lhokseumawe
wwwwww