Warga Aceh Utara Meninggal di Malaysia Tiba di Rumah Duka

Warga Aceh Utara Meninggal di Malaysia Tiba di Rumah Duka
Anggota DPD RI Sudirman alias Haji Uma menyerahkan uang duka dari DPD keluarga almarhum Abdul Salam di Aceh Utara
Rabu, 28 Juni 2017 22:29 WIB

LHOKSUKON - Jenazah Abdul Salam (52) warga Gampong Tanjung Dalam Kecamatan Langkahan Kabupaten Aceh Utara yang meninggal di Malaysia akhirnya sampai di kampung halaman, Rabu (28/6/2017) pukul 16.30 WIB. Isak tangis keluarga pun mewarnai kediaman almarhum.

Jenazah yang sempat disemayamkan selama lima hari di Hospital Gua Musang Bandar Baru Kelantan, Malaysia disambut puluhan masyarakat Gampong Lhok Meureubo Kecamatan Jambo Aye Kabupaten Aceh Utara yang merupakan kampung keluarganya.

Anggota DPD RI Sudirman atau Haji Uma ikut melayat ke rumah almarhum menyampaikan rasa duka cita yang mendalam serta berharap Keluarga almarhum sabar menghadapi cobaan.

loading...
"Saya ikut prihatin dan sangat menyesal atas terlambatnya pemulangan jenazah, Alhamdulillah, akhirnya sampai juga di kampung halaman," ucap Haji Uma

Kedatangan Haji Uma yang didampingi oleh Direktur Gerakan Aceh Nusantara (GAN) Ikhsan Nurdin ke kediaman Almarhum, selain melayat juga untuk menyerahkan biaya pemulangan jenazah yang masih menunggak senilai Rp12 juta.

Baca: Diduga Menderita Batu Karang, Seorang TKI Asal Aceh Utara Meninggal di Malaysia

Biaya tersebut, menurut Haji Uma berasal dari sumbangan Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang (OSO), setelah menerima laporan dana yang belum mencukupi sebanyak 12 juta Rupiah, Haji Uma langsung melobi dan meminta bantuan OSO.

"Mendapat konfirmasi bahwa dana sudah ditransfer, saya langsung menuju ke rumah Almarhum Abdul Salam bersama Direktur GAN," ujar Haji Uma

Diberitakan sebelumnya, jenazah Abdul Salam sempat tidak bisa dipulangkan karena terkendala biaya, pengiriman jenazah ke Bandara Kuala Namu, Medan menghabiskan biaya RM 6.500 sekitar 18 juta Rupiah.

Sedangkan biaya yang diterima pihak keluarga dari Direktur GAN dan Haji Uma serta sumbangan dari masyarakat Aceh di Malaysia sejumlah RM 2.500.

"Sementara itu sisanya dari pinjaman dan sumbangan kerabat dan masyarakat setempat, yang langsung kami kirimkan ke Malaysia," kata Tgk. Ismail selaku keluarga Almarhum

Lanjutnya, Keluarga dan masyarakat Lhok Meureubo sangat terharu dan menyampaikan rasa terima kasih yang tidak terhingga dengan kepada Haji Uma dan Ikhsan Nurdin.

"Ini sebuah kehormatan bagi kami, ditengah kesibukannya beliau menyempatkan diri serta peduli dengan penderitaan yang dialami masyarakat miskin, kami tidak pernah menduga kedatangan Haji Uma dan Direktur GAN untuk melayat serta menyerahkan bantuan," lanjut Tgk. Ismail

Katanya, Anggaran yang diserahkan Haji Uma akan digunakan keluarga untuk melunasi utang dan akan digunakan untuk kebutuhan hidup istri dan 6 anak yang ditinggalkan Almarhum.

Abdul Salam meninggalkan seorang istri Yusnidar serta meninggalkan 6 orang anak yang masih kecil-kecil di antaranya Yanti (18) Muhsal (15) Diana (12) Muhammad (10) Mona (7), Mita Amalia (3).

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Aceh Utara, Umum
wwwwww