Meugang Hari Raya, Harga Daging Kerbau di Abdya Capai Rp180 Ribu Sekilo

Meugang Hari Raya, Harga Daging Kerbau di Abdya Capai Rp180 Ribu Sekilo
Masyarakat menyerbu lapak pemotongan daging meugang di bantaran Krueng Susoh Blangidie, Sabtu (24/6/2017). [T Musnizar]
Sabtu, 24 Juni 2017 17:06 WIB
Penulis: T Musnizar

BLANG PIDIE - Meugang Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah, harga daging kerbau di Kabupaten Aceh Barat  Daya (Abdya) masih berkisar Rp180 ribu per kilogram. Harga tersebut tidak jauh beda dengan harga pada saat meugang Ramadan lalu, sekitar Rp180 ribu hingga Rp200 ribu sekilonya.

Salah seorang warga Kecamatan Blangpidie, Fajeri yang dijumpai di lapak dadakan daging meugang di bantaran Sungai Krueng Susoh Gampong Keude Siblah Kecamatan Blangidie, Sabtu (24/6/217) mengakui, meski tergolong mahal dirinya tetap membeli daging tersebut.

“Walau mahal ya harus kita beli juga, inikan untuk meugang yang sudah menjadi tradisi kita,” sebut Fajeri

Diakuinya, meskipun besok diperkirakan juga akan ada yang melakukan penyembelihan daging meugang, dirinya tetap membeli hari ini. Alasannya, takut besok harga daging lebih mahal lagi.

Ads
Baca: Harga Daging Hari ini di Abdya Tembus Rp200 Ribu Sekilo

“Besok siapa tahu harganya lebih mahal lagi, kan besok juga rame yang melakukan pemotongan hewan meugang, otomatis pembelinya juga makin rame,” cetus Fajeri.

Sementara itu, salah seorang pedagang daging, Hamdan mengatakan, daging kerbau dijual dari harga Rp 175.000 sampai Rp180.000 per kilogram.

“Kebetulan yang dijual hari ini semua daging kerbau, kalau sapi tidak ada,” sebutnya.

Pantauan GoAceh, pada hari ini selain pemotongan dilakukan di Kecamatan Blangidie, juga berlagsung di kecamatan lainnya, seperti Kecamatan Manggeng, Tangan-Tangan, Kuala Batee dan Babahrot.

Meski di sejumlah kecamatan melakukan pemotongan daging meugang, persediaan daging di Abdya tergolong terbatas jika dibandingkan dengan meugang puasa kemarin.

Akibatnya, lapak dadakan yang disediakan khusus tersebut tidak semuanya terisi.

Baca: Daging Sapi Mahal, Warga Beralih ke Ayam Kampung

Editor:Yudi
Kategori:Ekonomi, Aceh Barat Daya
wwwwww