Namanya Dicatut, Dandim Galus Imbau Masyarakat Waspadai Aksi Penipuan

Namanya Dicatut, Dandim Galus Imbau Masyarakat Waspadai Aksi Penipuan
ilustrasi penelepon gelap.
Rabu, 21 Juni 2017 23:01 WIB
Penulis: Dosaino

BLANGKEJEREN – Dandim 0113 Gayo Lues (Galus), Letkol Inf Muhammad Faizal Nasution, mengimbau masyarakat untuk tidak percaya dan terperdaya terhadap aksi penipuan yang mengatasnamakan dirinya. 


Pernyataan itu disampaikan Dandim 0113 Gayo Lues (Galus), terkait maraknya aksi penipuan yang mencatut namanya.

Apalagi si penelepon yang mengaku sebagai Dandim Galus ini, menelepon seseorang seolah-olah sedang mencari rekanan proyek, guna membangun kantor dan mess prajurit, sedangkan proyek yang dijanjikan tersebut sama sekali tidak ada alias nihil.

“Saya imbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap aksi penipuan yang mengatasnamakan saya dan jabatan, sebab, kami hanya memiliki satu nomor kontak yaitu dengan angka 503 di belakangnya,” jelas Dandim Galus, kepada GoAceh, Rabu (21/6/2017).

Dikatakannya, pencatutan namanya ini sudah berlangsung lama, yaitu sejak dirinya pertama kali menjabat sebagai Dandim di Gayo Lues. “Sudah banyak laporan yang masuk ke saya, bahkan sebagian laporan ini datang dari anggota kami sendiri,” papar Faizal.

Sementara itu salah satu kontraktor, Roni, mengakui bahwa dirinya sempat dihubungi si penelpon yang mengatasnamakan Dandim Gayo Lues, dengan memakai nomor seluler 082273927888, bahkan sempat memintanya untuk mengerjakan proyek pembangunan Kantor Kodim Gayo Lues beserta mess prajurit, yang katanya dengan anggaran sebanyak Rp12,1 miliar rupiah.

“Saya sempat dihubungi penipu itu beberapa kali dan meminta saya untuk mengerjakan proyek pembangunan kantor dan mess milik TNI. Tetapi anehnya, segala sesuatunya harus selesai hari itu juga. Bahkan si penelepon sempat meminta kami mengirimkan berkas perusahaan, dengan alasan sebagai bahan dirinya yang berangkat ke Jakarta,” papar Roni.

Anehnya lagi, perkataannya justru kontradiktif, yang mana dikatakan bahwa besok tim pemantau dari Mabes TNI Jakarta, juga akan datang ke Gayo Lues dan meminta dirinya memfasilitasi.

“Tak konsistennya perkataannya inilah yang membuat saya curiga. Kemudian saat penipu yang mencatut nama Dandim Gayo Lues ini kembali menghubungi, saya tidak angkat lagi,” sampai Roni.

Ads
Editor:Zuamar
Kategori:Gayo Lues, Kriminal
wwwwww