Home > Berita > Umum

Lestarikan Bungong Jeumpa, ADA Apresiasi Pemko Langsa

Lestarikan Bungong Jeumpa, ADA Apresiasi Pemko Langsa
Bungong Jeumpa atau Cempaka [Istimewa]
Rabu, 21 Juni 2017 11:01 WIB
Penulis: Dedek
LANGSA - Asosiasi Dosen Aceh (ADA) mengapresiasi Pemerintah Kota Langsa yang mencintai budaya dan sejarah dengan menanam bungong jeumpa (bunga cempaka) di Lapangan Merdeka Langsa.
Bungong jeumpa adalah ikon dan identitas ke-aceh-an, di mana ketika menyebut Aceh maka setiap orang akan mengingat bungong jeumpa. Aceh kaya dengan dengan sejarah sekaligus budaya. Tapi saat ini, sejarah, budaya dan tradisi keacehan berangsur-angsur redup dalam era modern. 
 
"Karena itu, saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Wali Kota Langsa, Usman Abdullah, yang telah menanam bungong jeumpa di Lapangan Merdeka. Ini bentuk kepeduliaan pada sejarah Aceh," sebut Sekretaris Asosiasi Dosen Aceh (ADA) Armansyah B Pulo, kepada GoAceh, Selasa (20/6/2017).
 
Sebagai warga Kota Langsa, maka sudah seharusnya memberikan apresiasi dan dukungan yang tinggi kepada Wali Kota Langsa yang telah menjaga dan merawat ikon Aceh dan seyogianya kita juga harus mencontoh dan ikut serta menanam dan membudidayakan bungong jeumpa.
 
"Saya kira daerah lain di Aceh juga harus menanam bungong jeumpa supaya generasi dan putra-putri Aceh berikutnya mengetahui bungong jeumpa, tidak hanya didengar lagunya saja akan tetapi faktanya sudah punah”, kata Armansyah.
 
Merawat dan menjaga budaya dan tradisi Aceh, menurutnya, sangat penting. Karena, bangsa yang besar adalah bangsa yang menjaga sejarah dan budayanya. 
 
"Siapa lagi yang akan menjaga sejarah dan budaya Aceh jika bukan orang Aceh itu sendiri. Jadi, apa yang dilakukan oleh Wali Kota Langsa adalah bentuk nyata dari menghargai dan kecintaan pada sejarah dan budaya Aceh," ungkapnya.
 
Tambahnya, jika sejarah dan budaya Aceh dieksplorasi kembali dan ditulis secara akademis maka daerah Aceh akan menjadi destinasi wisata, baik wisatawan domestik maupun manca negara, yang pada akhirnya akan meningkatkan PAD serta perekonomian masyarakat akan tumbuh.  
 
"Aceh harus memiliki ciri khas dan mempunyai warna tersendiri sebagai sebuah identitas sejarah sehingga ada perbedaan daerah Aceh dengan daerah lainnya," pungkasnya.
Editor:Kamal Usandi
Kategori:Umum, Langsa
wwwwww