Home > Berita > Pidie

Akhir Jabatan, Sarjani-M Iriawan Rombak 'Kabinet'

Akhir Jabatan, Sarjani-M Iriawan Rombak Kabinet
Bupati Pidie Sarjani Abdullah saat melantik pejabat Eselon II, jabatan administrator setara Eselon III dan jabatan pengawas setara Eselon IV di Oproom Sekdakab Pidie, Rabu (21/6/2017). [Amiruddin].
Rabu, 21 Juni 2017 22:37 WIB
Penulis: Amiruddin
SIGLI - Menyusul berakhirnya jabatan Bupati/Wakil Bupati Pidie, Sarjani Abdullah-M. Iriawan, merombak 'kabinet' kerja di pemerintahannya. Pelantikan berlangsung di Oproom Kantor Bupati setempat, Rabu (21/6/2017).Ada pun beberapa pejabat yang digeser antara lain, Kepala Dinas Pertanian Syarkawi di angkat menjadi Staf Ahli Bupati dan digantikan oleh Ainul Mardhiyah. Selanjutkan Kepala Kesbang Pol Linmas Jufrijal ditarik sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong‎ sementara Kepala DPMG yang lama Zulfikar Ycob ditarik sebagai Kepala Kesbang Linmas Pol.

Sementara Malek Kasem sebelumnya sebagai Staf Ahli Bupati kini di angkat sebagai Kepala Dinas Sosial, Arifin sebelumnya sebagai staf Ahli Bupati kini menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah Raga dan menggantikan Efendi Usman karena dalam kondisi sakit.

loading...
Muhamad Haris sebelumnya menjabat sebagai Camat Mutiara Timur kini di angkat sebagai Kepala Bagian Sosial dan Kesejahteraan Sosial Sekdakab Pidie, sedangkan Sayuti sebelumnya menjabat Kabag Kessos kini menjadi Sekretaris Disperindagkop.

Bupati Pidie Sarjani Abdullah dalam amanatnya mengatakan, ‎mutasi kali ini merupakan tindaklanjut dari evaluasi kinerja SKPK dalam Kabupaten Pidie. Sehingga sudah sewajarnya dilakukan perombakan 'kabinet' demi kemajuan daerah dan tidak menghambat pembangunan. 

Kata Sarjani, hal tersebut tidaklah terlepas dari amanat Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah dan Qanun Pidie Nomor 5 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, serta izin tertulis Menteri Dalam Negeri mengenai persetujuan restrukturisasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie dalam rangka peningkatan kinerja.

Terkait hal tersebut, kata Bupati, dirinya mengingatkan kepada seluruh aparatur Pemerintah Kabupaten Pidie bahwa penataan kelembagaan yang telah dilakukan merupakan serangkaian kebijakan untuk menjamin kesinambungan tata kelola pemerintahan dan upaya penyesuaian terhadap perubahan lingkungan strategis yang ada.

"Terutama dengan mengingat bobot tugas pelaksanaan urusan pemerintahan daerah yang semakin kompleks dalam rangka pemenuhan kebutuhan masyarakat dan peningkatan mutu pelayanan publik," demikian Bupati Pidie Sarjani Abdullah.

Editor:Zuamar
Kategori:Pidie, Pemerintahan
wwwwww