Home >  Berita >  Umum
Feature

Makam Batee Balee, Bukti Peradaban Islam di Aceh yang Terbengkalai

Selasa, 20 Juni 2017 14:03 WIB
Penulis: Sarina
Menurut Husaini, saat ini cagar budaya tersebut hanya tinggal sejarahnya saja.

“Prasasti peninggalan seperti batu nisan banyak yang telah hilang dan diambil oleh masyarakat sekitar untuk dijadikan sebagai batu penopang rumah dan batu pengasah,” ujarnya.

Lanjut Husaini, padahal di setiap ukiran dan tulisan yang terdapat pada batu nisan tersebut mengandung sejarah peradaban dan sejarah Islam, seperti syair-syair dan ada juga ayat Alquran, seperti surah Yasin dan ayat Kursi.

Ads
“Bila hilang satu garis tulisan dan ayat-ayat tersebut, maka sama juga hilangnya satu sejarah peradaban Kerajaan Islam di Aceh dan akan luntur untuk generasi yang akan datang,” sebut Husaini yang akrab disapa Cek Abu tersebut.

Baca: Ganggu Akses ke Situs Cagar Budaya, Satpol PP WH Banda Aceh Tertibkan Warung Bakso

Husaini berharap agar Pemerintah Aceh, memperhatikan dengan serius peninggalan sejarah Aceh, khususnya keberadaan peninggalan Kerajaan Samudera Pasai.

Salah satunya adalah dengan dibuatnya pagar di kawasan komplek pemakaman dan payung (tungkup) agar mampu menjaga dan melindungi batu-batu nisan tersebut agar terlindungi dan tidak terkikis oleh terik panas dan hujan.

Sejauh ini, keberadaan bukti peninggalan sejarah Islam di Aceh tersebut, masih jauh dari harapan masyarakat.

“Dimana Pemerintah Aceh dalam hal ini harus menyelamatkan semua peninggalan bukti sejarah itu,” harapnya.

Nama-nama Sultan Samudera Pasai periode ke tiga yang dimakamkan di Komplek Pemakaman Batee Balee, di antaranya Sultan Shalahuddin (wafat 866 H/1462 M), Abu Zaid Ahmad (wafat 870 H/1466 M), Mu’izzuddunya Waddin Ahmad (wafat 870 H/1466 M), Muhammad Syah, (wafat 900 H/1495 M), Al Kamil bin manshur (wafat 900 H/1495 M), Abdullah bin Manshur (wafat 911 H/1506 M), Muhammad Syah III (wafat 912 H/1507 M), Abdullah bin Mahmud (Wafat 914 H /1509 M), dan Sultan Zainal Abidin IV (wafat 923 H/1517 M).

Baca: Perawatan Pekarangan Makam Sultan Malikussaleh Kurang Maksimal

Editor : Yudi
Kategori : Umum, Aceh Utara, Lhokseumawe
www www