Sadis..., Bayi Dibuang di Kebun Kawasan Aceh Besar Ditemukan Dikerumuni Semut

Sadis..., Bayi Dibuang di Kebun Kawasan Aceh Besar Ditemukan Dikerumuni Semut
Lokasi penemuan bayi laki-laki di kawasan Gampong Blangtingkeum, Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar, Senin (19/6/2017). [Ist]‎
Senin, 19 Juni 2017 22:24 WIB
Penulis: Hafiz Erzansyah
JANTHO – Warga Gampong Blangtingkeum, Kecamatan Seulimum, Aceh Besar dikejutkan dengan penemuan sosok bayi laki-laki yang diduga sengaja dibuang ibunya di kebun belakang rumah penduduk setempat, Senin (19/6/2017), sekitar pukul 13.30 WIB.‎Kapolres Aceh Besar AKBP Heru Suprihasto mengatakan, bayi yang diduga sengaja dibuang ibunya itu, ditemukan dalam keadaan selamat oleh seorang warga gampong setempat, Hayatun Nufus (45).

“Bayi diperkirakan masih berumur beberapa jam setelah dilahirkan. Berat 2 kilogram dan panjang 51 sentimeter,” katanya.

Dijelaskan, saksi mata tersebut awalnya mendengar suara tangisan bayi di kebun belakang rumahnya. Selanjutnya, Hayatun mendekati untuk mencari sumber suara tangisan tersebut. ‎

Ads
“‎Kemudian saksi menemukan bayi dalam kondisi tidak dibalut oleh apapun di dalam tumpukan rumput dan dalam keadaan dikerumuni semut,” kata Kapolres.

‎Saksi kemudian mengambil bayi laki-laki itu dan membawanya ke Puskesmas Lamteuba. Dikarenakan kondisi bayi yang sangat lemah, dokter dan bidan puskesmas merujuk bayi ini ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin Banda Aceh, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, dengan di dampingi pihak Dinas Sosial Aceh Besar.

“Saat ini bayi tersebut telah diserahkan ke pihak Dinas Sosial Aceh Besar,” tambah AKBP Heru Suprihasto.

Kasat Reskrim, AKP Machfud mengatakan, pihaknya menganalisa, pelaku yang membuang bayi tersebut diperkirakan melibatkan keluarga. “‎Diduga bayi sengaja dibuang di belakang rumah warga tersebut karena tidak sempat meletakkannya di luar kemukiman Lamteuba. Mungkin si pelaku takut kelahirannya diketahui oleh warga gampong setempat,” kata Kasat Reskrim.

‎Pelaku diduga merupakan warga di Kemukiman Lamteuba. “Sejauh ini pelaku belum diketahui, mungkin saat ini mengasingkan diri agar tidak diketahui oleh warga, termasuk kondisi kehamilannya sebelumnya yang mungkin selama ini disembunyikan,” bebernya.

Pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. “Kita akan mengidentifikasi wanita yang hamil atau yang tiba-tiba menghilang di gampong setempat dan gampong tetangga, serta melakukan penyelidikan lanjutan,” pungkasnya.

Editor:Zuamar
Kategori:Peristiwa, Aceh Besar
wwwwww