Rusak Biota Laut, 4 Pukat Harimau Diamankan Warga

Rusak Biota Laut, 4 Pukat Harimau Diamankan Warga
Ilustrasi.
Senin, 19 Juni 2017 21:47 WIB
Penulis: Jamaluddin Idris
LHOKSUKON - Warga Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara mengamankan 4 pukat harimau asal Lhokseumawe, Senin (19/6/2017) dini hari. Pukat harimau itu ditangkap karena dianggap telah mengganggu biodata laut dan alat penangkapan ikan milik nelayan setempat.

Panglima Laot Seunuddon, Amir Yusuf, mengatakan, pukat harimau tersebut ditangkap di kawasan perairan kecamatan itu oleh warga Gampong Ule Rubek Timu dan Bantayan, lalu digiring ke pesisir pantai di Gampong Bantayan.

"Turut kami amankan para pelakunya. Setelah kita tangkap, lalu kita laporkan ke Polsek," kata Amir Yusuf saat dihubungi.

loading...
Sebelum 4 pukat harimau itu diamankan, kata Amir Yusuf, pihaknya jauh-jauh hari sudah mengingatkan agar pukat harimau tidak mencari ikan di wilayah perairan Seunuddon. Namun imbauannya tidak digubris.

"Sebelumnya sudah kita ingatkan berulang kali, baik secara lisan maupun melalui media kita ingatkan. Tetapi tidak pernah digubris. Maka kita tangkap. Kita berharap mereka (pelaku) diberikan sanksi tegas," kata Amir Yusuf.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata melalui Kasubag Humas AKP M Jafaruddin membenarkan pihak kepolisian telah mengamankan 4 pukat harimau itu.

"Sudah kita amankan. Saat ini 4 pukat harimau sebagai barang bukti telah diamankan dan permasalahan akan diupayakan mediasi di Mapolsek hingga selesai," kata AKP M Jafaruddin saat dihubungi GoAceh.

Turut diamankan 5 pelaku pukat harimau, masing-masing ND (42), SM (35), warga Blang Nibong, Kecamatan Samudera. Kemudian MF (26) dan MH (30), warga Gampong Jambo Timur, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe serta KH (31), warga Gampong Lancang Garam, Kecamatan Banda Sakti.
Kategori:Aceh Utara, Umum
wwwwww