Rumaisya, Bocah Yatim Ulee Reubek Alami Luka Bakar Serius

Rumaisya, Bocah Yatim Ulee Reubek Alami Luka Bakar Serius
Rumaisya Fazira, asal Ulee Rubek Kecamatan Seunudon, Aceh Utara, dirawat di ruangan ICU RSU PMI di Lhokseumawe, Minggu (18/6/2017). [Sarina]
Senin, 19 Juni 2017 08:01 WIB
Penulis: Sarina

LHOKSEUMAWE - Rumaisya Fazira, bocah baru berusia 6 tahun, asal Gampong Ulee Rubek Kecamatan Seunudon, Kabupaten Aceh Utara, terpaksa dirawat di ruangan ICU Rumah Sakit Umum (RSU) PMI di Lhokseumawe karena mengalami luka bakar serius.

Putri bungsu dari Eda Wati tersebut, sudah 11 hari berada di ruangan ICU bersama ibunya, Rumaisya terbakar tubuhnya saat bermain korek api bersama teman-teman di samping rumah.

“Kronologisnya, saat itu Rumaisya sedang bermain dengan kawan-kawan di halaman rumah tetangga. Namun saat membakar sampah dan menyalakan korek api, tiba-tiba api membakar bajunya karena terhembus angin,” kisah ibunya, Minggu (18/6/2017).

Lanjutnya, karena saat itu tidak ada seorangpun yang melihat Rumaisya bajunya terbakar, ia pun lari mencari pertolongan orangtuanya. Namun sesampai di rumah sebagian tubuh bocah malang itu sudah terbakar. Salah seorang dari pihak keluarga yang melihat memadamkan api di tubuh Rumaisya dan melarikannya ke Puskesmas Seunuddon.

“Saat itu saya dan neneknya Maisyura baru pulang dari tempat orang meninggal, dan langsung menyusul Rumaisya ke Puskesmas. Namun pihak Puskesmas langsung merujuknya ke rumah sakit PMI,” ungkapnya.

Eda Wati menambahkan, menurut keterangan dari dokter yang menangani Rumaisya, luka yang dialaminya sudah termasuk dalam katagori serius. Sehingga setelah lebaran nanti, putri cantik tersebut akan dirujuk ke RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh.

“Alhamdulillah sejauh ini bantuan sudah banyak dari sejumlah lembaga, Rumaisya merupakan anak bungsung dari tiga bersaudara. Rencananya dia akan masuk sekolah dasar tahun ini. Namun karena musibah yang menimpanya terpaksa harus ditunda dulu,” ungkpanya.

Sementara itu Eda Wati berprofesi sebagai salah seorang guru bakti di SDN 4 Seunuddon sejak 2006 silam. Wanita tangguh itu, merupakan ayah sekaligus ibu untuk anak-anaknya, karena suaminya meninggal dunia pada 2009 atau sat Rumaisya berusia satu tahun setengah.

Ads
Editor:Kamal Usandi
Kategori:Lhokseumawe, Aceh Utara, Umum
wwwwww