Nasir Djamil: Ada Upaya Adu Domba Kelompok Nasionalis dengan Agama

Nasir Djamil: Ada Upaya Adu Domba Kelompok Nasionalis dengan Agama
Sosialisasi empat pilar MPR RI di Aula Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, Minggu (18/6/2017).
Senin, 19 Juni 2017 14:42 WIB
Penulis: Hafiz Erzansyah

BANDA ACEH - Anggota DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil menyebutkan, ada upaya dari pihak tertentu untuk mengadu domba antara kelompok nasionalis dengan golongan agama, khususnya Islam, sehingga dimunculkan isu-isu seolah-olah ada kelompok yang sangat pancasilais dan anti pancasila.

Anggota Komisi III DPR RI ini menyampaikan hal tersebut saat sosialisasi empat pilar MPR RI, di Aula Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, Minggu (18/6/2017) sore.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir sebagai pemateri, Dandim 0101 BS, Letkol Iwan Rosandriyanto dan Bendahara KNPI Aceh, Irfannusir Rasman.

Namun Nasir menilai, upaya-upaya tersebut tidak berhasil, karena kelompok-kelompok yang mencoba mempertentangkan tersebut cenderung tidak paham dengan sejarah lahirnya Pancasila. 

Ads
Menurutnya, justru sangat aneh jika ada upaya untuk mempertentangkan antara Islam dengan golongan kebangsaan (nasionalis) yang marak terjadi akhir-akhir ini.

Baca: Nasir Djamil Ingatkan Pelajar Terhadap Bahaya PKI

"Upaya ini sudah mereda tapi tetap harus diantisipasi, karena upaya untuk mempertentangkan golongan nasionalis dengan agama khususnya Islam, bukti kelompok ini tidak paham lahirnya Pancasila," ujarnya.

Politisi PKS itu juga berharap, para pemuda dan mahasiswa khususnya di Aceh agar mampu memberikan warna baru untuk mengaktualisasi nilai-nilai Pancasila di tengah-tengah kehidupan. 

Nasir juga mengaku bergembira dengan pembentukan Unit Kerja Presiden untuk Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) yang diketuai oleh Yudi Latif.

Ia berharap, UKP Pancasila mampu membumikan Pancasila, bisa menghadirkan dan meyakinkan agar Pancasila hadir di semua tempat.

Sementara itu, Bendahara KNPI Aceh, Irfannusir Rasman yang juga menjadi pemateri pada kegiatan itu mengajak anak muda Aceh untuk kritis.

Menurutnya, hal terpenting dalam implementasi Pancasila adalah dengan selalu kritis terhadap  berbagai persoalan bangsa.

"KNPI Aceh juga merasa sangat berkepentingan untuk melahirkan pemuda-pemuda yang kritis guna mengisi pembangunan,” ucapnya.

Baca: Nasir Djamil: Keterlibatan TNI dalam Penanganan Terorisme Patut Dipertimbangkan

Editor:Yudi
Kategori:Banda Aceh, Umum
wwwwww