Home > Berita > Umum

Kata BEM Unimal Soal Pemberian Penghargaan Kepada Gubernur Zaini Abdullah

Kata BEM Unimal Soal Pemberian Penghargaan Kepada Gubernur Zaini Abdullah
Ketua BEM Unimal, Muslem Hamidi.
Senin, 19 Juni 2017 01:16 WIB
Penulis: Jamaluddin Idris
LHOKSUKON - Mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal) yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) menyimpulkan bahwa pemberian penghargaan kepada Gubernur Aceh Zaini Abdullah oleh BEM Universitas Syiah Kuala tidak layak.

"Kita tidak setuju karena pemberian penghargaan kepada Gubernur Aceh Zaini Abdullah itu mengatasnamakan BEM se Aceh. Pemberian penghargaan itu tidak layak," kata Ketua BEM Unimal, Muslem Hamidi saat menghubungi GoAceh, Senin (19/6/2017).

Muslem mengatakan, BEM se Aceh hingga saat ini belum terbentuk. Pasalnya, lanjut Muslem, semenjak kisruh yang terjadi pada kongres BEM se Aceh beberapa tahun lalu di Universitas Teuku Umar, Meulaboh, hingga saat ini forum BEM se Aceh belum terbentuk kembali.

loading...
"Jadi, hingga saat ini belum ada satu kampus pun yang mengatasnamakan BEM Se Aceh. Kita meminta BEM Unsyiah agar segera mengklarifikasi berita tersebut. Jangan membawa nama mahasiswa Aceh jika hanya untuk keuntungan pribadi. Apalagi pemberian penghargaan itu dilakukan tanpa adanya koordinasi dengan kampus-kampus lain," ucap Muslem.

Seperti diberitakan aceh.tribunnews.com, sejumlah mahasiswa yangmerupakan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Aceh, menyerahkan piagam penghargaan kepada Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah, Minggu (18/6) saat buka puasa bersama di Pendopo gubernur Aceh, Banda Aceh.

Penghargaan itu atas kerja keras dan dedikasinya memimpin Aceh selama periode 2012-2017. Penyerahan piagam penghargaan itu dilakukan Ketua BEM Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Rahmad Faisal yang disaksikan Wakil Rektor III Unsyiah, Dr Ir Alfiansyah Yulianur BC, dan Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Teuku Umar (UTU), Rizkiraturahmi.
Kategori:Umum, Aceh Utara
wwwwww