24 Tahun Jadi Agen Boh Sukon, Alamsyah Mampu Sekolahkan Anak dan Beli Tanah

24 Tahun Jadi Agen Boh Sukon, Alamsyah Mampu Sekolahkan Anak dan Beli Tanah
Alamsyah, warga Cot Iboeh, Jeumpa mengumpul buah sukun, dari pemiliknya dan kembali dijual ke pihak agen lainnya, Senin (19/6/2017). [Joniful Bahri]
Senin, 19 Juni 2017 10:01 WIB
Penulis: Joniful Bahri
BIREUEN - Lelaki asal Cot Iboh, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Alamsyah berhasil meraup keuntungan, sebagai agen boh sukon (buah sukun/Artocarpus communis).

 
Belakangan, buah sukun di tingkat pengumpul dijual Rp2.500 per buah, dan kembali dijual kepada pihak tauke untuk dipasok ke Medan, Takengon serta Banda Aceh.
 
"Rata-rata buah sukun dimanfaatkan untuk bahan makanan ringan keripit, seperti halnya di Bireuen," kata Alamsyah kepada GoAceh, Senin (19/6/2017).
 
Belakangan buah sukun yang sudah ranum didapat dari warga, terutama di kawasan Ujong Blang Kuala, Krueng Juli, Kuala dalam Kabupaten Bireuen.
 
Selain itu di Gampong Matang Mamplam Peusangan, Pucok Alue, Peudada, Blang Bladeh, Jeumpa serta di Kecamatan Juli.
 
Alamsyah yang telah menggeluti usaha sebagai agen pengumpul buah sukun hampir 24 tahun ini, Ia telah berhasil membeli tanah dan sawah di gampongnya.
 
Menurut Alamsyah, biasanya dalam satu hari bisa terkumpul 100 buah lebih. Bila sedang musim, maka bisa didapatkan hingga 1.000 buah setiap harinya.
 
"Selain dapat membeli kebun dan sawah, dari hasil usaha ini saya juga bisa menyekolahkan anak-anak serta kebutuhan keluarga setiap harinya," kata Alamsyah bangga.
 
Ads
Editor:Kamal Usandi
Kategori:Bireuen, Ekonomi
wwwwww