Warga Aceh Utara Keluhkan Raskin Tak Layak Konsumsi

Warga Aceh Utara Keluhkan Raskin Tak Layak Konsumsi
Ketua AMPG Aceh Utara, TM Isa.
Sabtu, 17 Juni 2017 17:46 WIB
Penulis: Jamaluddin Idris
LHOKSUKON - Warga Kabupaten Aceh Utara di sejumlah kecamatan mengeluh kondisi beras raskin yang mereka terima dalam keadaan tidak layak konsumsi. Menurut warga, kondisi beras berwarna kekuningan dan dimakan kutu.

Seperti yang disampaikan Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Aceh Utara, TM Isa, raskin busuk seperti itu diterima warga Kecamatan Seunuddon, Matang Kuli dan Paya Bakong.

"Sangat kita sayangkan adanya raskin tidak layak konsumsi yang diterima masyarakat. Seperti data yang saya peroleh, raskin busuk itu telah diterima warga Kecamatan Seunuddon, Matang Kuli dan Paya Bakong," kata TM Isa saat menghubungi GoAceh, Jumat (16/6/2017).

loading...
Menyangkut hal ini, TM Isa berharap pemerintah segera mencari solusi. Karena, kata dia, raskin busuk tidaklah layak dikonsumsi masyarakat Aceh, apalagi Aceh ini memiliki dana Otsus yang tentunya dapat menyejahterakan masyarakat.

"Harapan kami kepada pemerintah agar benar-benar memperhatikan nasib rakyatnya. Jika tidak menyejahterakan secara penuh, minimal tidaklah memberikan raskin busuk," ucap TM Isa.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua PK KNPI Tanah Jambo Aye, Heri Safrizal. Ia juga telah menerima data dari anggotanya bahwa ada masyarakat di kecamatan itu yang menerima raskin tidak layak konsumsi.

"Seperti yang saya terima dari anggota saya, ada warga yang menerima raskin tidak layak konsumsi seperti di Gampong Meunasah Geudong dan Gampong Teupin Gajah. Kita berharap segera mendapat beras yang baru yang sesuai dikonsumsi," kata Heri Safrizal.

Sementara itu, Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Subdivre Lhokseumawe, Mulyadi, saat dihubungi wartawan mengatakan, pihaknya akan menarik kembali Beras Sejahtera (Rastra) yang dibagikan kepada warga di sejumlah kecamatan di Kabupaten Aceh Utara.

"Bukan busuk, tapi turun mutu dan kurang baik. Masyarakat yang sudah terlanjur menerima, diharapkan kembalikan ke pihak kecamatan. Setelah itu, pihak kecamatan berkoordinasi dengan kami dan akan diganti sesegera mungkin," ujarnya.
Kategori:Aceh Utara, Umum
wwwwww