Realisasi Pemasukan PBB di Bireuen Masih Minim

Realisasi Pemasukan PBB di Bireuen Masih Minim
Kepala BPKD Bireuen, Tarmidi.
Sabtu, 17 Juni 2017 23:57 WIB
Penulis: Joniful Bahri
BIREUEN - Hingga Juni 2017, realisasi pemasukan dari pajak bumi bangunan (PBB) di 17 Kecamatan dalam Kabupaten Bireuen masih sangat minim. Menurut data sementara, pemasukan PBB di Kabupaten Bireuen tercatat Rp 125 juta atau 6 persen dari target sebesar Rp 2,1 miliar.
 
"Guna meningkatkan sektor PBB, keuchik di setiap gampong memiliki peran penting untuk sosialisasi kewajiban terhadap pelunasan PBB bagi warganya,” kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Bireuen, Tarmidi kepada wartawan, Sabtu (17/6/2017).
 
Sejauh ini, tambahnya lagi, dari 17 kecamatan, realisasi PBB yang sangat rendah yakni Kecamatan Peusangan Selatan, Pandrah, Peudada, Samalanga, Jangka, Jeunieb, Makmur dan Kecamatan Peusangan Siblah Krueng. Menurut petugas PBB di BPKD Bireuen, Kecamatan Peusangan Selatan masih nol persen. 
 
"Untuk melunasi kewajibannya, maka Pemkab Bireuen akan menunda penyaluran ADG tahap kedua bagi gampong yang realisasi PBB-nya rendah atau di bawah 90 persen," tuturnya.
 
Di samping sektor PBB, pemasukan dari Biaya Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) juga masih rendah, yakni Rp 373 juta atau 25 persen dari yang target Rp 1,4 miliar.
 
Pemasukan itu, kata Kepala BPKD Bireuen ini sesuai laporan dari hasil penyetoran di kantor kecamatan, saat transaksi jual beli tanah warga, hingga Juni 2017.
 
“Ke depan, kami akan berkoordinasi dengan para camat dan petugas pajak di kecamatan, terkait usaha peningkatan dan realisasi pemasukan PBB dan BPHTB di setiap kecamatan,” paparnya.
 
 
Editor:Zuamar
Kategori:Ekonomi, Bireuen
wwwwww