Lapak Dipindahkan, Pedagang Kue Lebaran di Langsa Nyaris Bentrok dengan Satpol PP

Lapak Dipindahkan, Pedagang Kue Lebaran di Langsa Nyaris Bentrok dengan Satpol PP
Suasan keributan antara pedagang kue lebaran dengan petugas Satpol PP Langsa, Sabtu (17/6/2017). [Dedek].
Sabtu, 17 Juni 2017 08:05 WIB
Penulis: Dedek
LANGSA- Akibat lapak jualan pedagang kue lebaran dipindahkan dari Jalan Pasar Baru serta Jalan Samping Pajak Ikan atau depan Langsa Town Square (Latos) ke Jalan Teuku Umar depan warkop Ibam's cafe Gampong Blang Paseh, Kecamatan Langsa Kota, puluhan pedagang kue lebaran nyaris bentrok dengan petugas Satpol PP Langsa.

Amatan GoAceh, Sabtu (17/6/2017) malam, keributan itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB, yang dipicu karena petugas Satpol PP mencabut salah satu lapak yang telah didirikan oleh pedagang di Jalan Pasar Baru. Tidak terima lapak dagangannya dicabut puluhan pedagang melakukan aksi protes hingga nyaris bentrok.

Namun, keributan itu tidak berlangsung lama karena cepat dilerai dan kemudian, sekitar pukul 01.45 WIB pedagang menuju ke Pendopo untuk bertemu dengan wali kota Langsa. Tapi, karena waktu sudah larut malam malam maka pedagang diminta untuk kembali ke rumahnya, tapi hingga pukul 03.15 WIB pedagang masih bertahan di pendopo.

Sementara itu, alasan para pedagang keberatan tidak mau dipindahkan ke Jalan Teuku Umar Gampong Blang Paseh, Kecamatan Langsa Kota, karena dikhawatirkan di lokasi yang baru tidak ada pembeli dan pedagang bisa rugi sebab modal yang telah dikeluarkan untuk membuat kue lebaran hingga puluhan juta.

loading...
Sedangkan, di lokasi lama yang selama ini dijadikan tempat jualan yakni Jalan Pasar Baru serta Jalan Samping Pajak Ikan atau depan Latos, pedagang sudah merasa nyaman dan barang dagangannya selalu laku terjual. Sebab, lokasinya strategis, dimana masyarakat yang hendak berbelanja kebutuhan pokok dan pakaian bisa sekalian berbelanja kue lebaran.

Nah, sementara jika di Jalan Teuku Umar Gampong Blang Paseh, hanya masyarakat yang khusus melintas di jalan itu saja yang akan membelinya.

Selain itu, awal musyawarah pemindahan lapak jualan yang telah ditetapkan tidak dilibatkan para pedagang hanya diwakili oleh masing-masing keuchik dan hasilnya keuchik yang menyampaiakan kepada pedagang. Ketidaksepakatan pemindahan lapak jualan ini sebelumnya juga sudah disampaikan kepada camat dan DPRK Langsa, namun tidak ada titik temu
Editor:Kamal Usandi
Kategori:Langsa, Umum
wwwwww