Home > Berita > Umum

Pengawalan Pengangkutan Material PT Medco Dinilai Berlebihan

Pengawalan Pengangkutan Material PT Medco Dinilai Berlebihan
Ketua PK KNPI Julok Rahmat Hidayat.
Jum'at, 16 Juni 2017 01:27 WIB
Penulis: Ilyas Ismail
IDI - Pengamanan pengangkutan material PT Medco E&P Malaka, dari pelabuhan sementara di Gampong Simpang Lhee, Kecamatan Julok, Aceh Timur menuju lokasi Central Prosesing Plant (CPP) Blok A di Gampong Blang Nisam, Kecamatan Indra Makmur, dinilai terlalu berlebihan.“Saya atas nama masyarakat Kecamatan Julok menyesalkan pengamanan yang dilakukan sebuah perusahaan mega proyek PT. Medco E&P Malaka atau Menconnya, sehingga mengingatkan kami kepada masa konflik Aceh dulu, yang dapat menimbulkan trauma bagi masyarakat setempat,” ujar Ketua PK KNPI Julok, Rahmat Hidayat kepada GoAceh, Kamis (15/6/2017) malam.

Menurut tokoh pemuda Kecamatan Julok tersebut, awalnya dirinya menilai kehadiran perusahaan besar tersebut dapat memberikan kenyamanan dan ketentraman bagi masyarakat. Namun sebaliknya dengan kehadiran mega proyek tersebut, membuat masyarakat saling berselisih paham dan memberikan rasa was-was seperti yang terjadi di masa konflik Aceh berkepanjangan tempo dulu.

loading...
“Pihak perusahaan perlu mengetahui kami masyarakat Julok bukan pencuri, perampok dan perusuh, kami anak bangsa yang punya moral dan punya peradaban. Kami sudah menerima kehadiran perusahaan bapak-bapak di wilayah kami, setidaknya bapak-bapak juga dapat menghargai keberadaan kami di wilayah kerja perusahaan bapak-bapak,” tegas Rahmat Hidayat.

Ads
Rahmat Hidayat atas nama Ketua PK KNPI Julok, menyesalkan tindakan yang dilakukan perusahaan saat melakukan pengamanan meterial berat mega proyek dari Pelabuhan sementara di Gampong Simpang Lhee yang menggunakan seratusan personel aparat keamanan

“Kenapa harus ratusan personel bagaikan mau perang saja. Jangan buat rasa trauma kepada kami terungkit. Kami selama dua belas tahun ini telah damai dalam bingkai Negara Kesatauan Republik Indonesia (NKRI) dan Kami harapkan kepada perusahaan, untuk terus menjaga rasa aman dan tidak menimbulkan konflik antar kelompok dengan hadirnya investasi. Ciptakan suasana investasi yang nyaman bagi masyarakat di daerah ini,” demikian Ketua PK KNPI Julok, Rahmat Hidayat.

Editor:Zuamar
Kategori:Umum, Aceh Timur
wwwwww