Harga Cabai Keriting di Aceh Barat Daya Kian Merosot

Harga Cabai Keriting di Aceh Barat Daya Kian Merosot
Ilustrasi
Jum'at, 16 Juni 2017 14:03 WIB
Penulis: T Musnizar

BLANG PIDIE - Dalam sepekan terakhir, harga cabai keriting di sejumlah pasar tradisonal di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kian merosot. Akibatnya, sejumlah petani cabai di kabupaten setempat "gigit jari".

M Ubit, petani cabai di Kecamatan Babahrot mengakui, hampir seluruh petani cabai di kabupaten setempat terpaksa "gulung tikar" yang diakibatkan harga jual cabai semakin tidak stabil menjelang hari raya Idul Fitri tahun ini.

“Saat ini harga jual hasil panen lebih rendah dari biaya perawatan, ini sangat menyiksa para petani cabai,” sebut M Ubit kepada GoAceh, Jumat (16/6/2017) di Blangpidie.

Lebih lanjut disebutkannya, jika dibandingkan dengan harga pada saat hari tradisi meugang puasa kemarin harga jual berkisar Rp20 ribu hingga Rp25 ribu sedikit membantu para petani.

Ads
“Namun memasuki pekan pertama puasa harga cabai keriting ini anjlok di kisaran Rp9 ribu ribu hingga Rp10 ribu kilogram di tingkat pengencer,” imbuh M Ubit.

Hal senada juga diutarakan Ismail, pedagang cabai di pasar Blangpidie. Menurutnya, saat ini harga jual ditingkat petani saat ini berkisar Rp5 ribu hingga Rp6 ribu per kilogram. “Turunnya harga cabai ini kemungkinan besar karena banyaknya pasokan dari luar dengan harga beli yang lebih murah,” sebutnya singkat.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Ekonomi, Aceh Barat Daya
wwwwww