Bobol Tembok Rutan Pakai Soda Api, 6 Tahanan Kabur di Singkil

Bobol Tembok Rutan Pakai Soda Api, 6 Tahanan Kabur di Singkil
Sejumlah wartawan melihat lubang di tembok sel kamar 2 yang dibuat tahanan untuk melarikan diri, Jumat (16/6/2017). [Helmi]
Jum'at, 16 Juni 2017 17:40 WIB
Penulis: Helmi

SINGKIL - Enam tahanan di Rutan Aceh Singkil, dan seorang tahanan titipan Hakim Pengadilan Negeri Singkil berhasil kabur, setelah membobol tembok sel, Jumat (16/6/2017) sekira pukul 4 pagi.

Kepala Rutan Aceh Singkil, Katimin melalui Pembimbing Balai Kemasyarakatan Balai Pemasyarakatan (PKBAPAS) J Harahap, mengatakan, info dari komandan jaga dan perwira piket, sekira pukul 03.00 WIB petugas mengantarkan makan sahur ke kamar 2.

 "Saat itu Tar Ali yang menerima makanan, Roni Fitra sedang salat dan lainnya duduk-duduk. Yang pasti keenamnya sudah bangun," kata J Harahap.

loading...
Kemudian pihak Rutan baru mengetahui para tahanan itu melarikan diri sekira pukul 07.00 WIB. Saat petugas hendak membuka pintu sel kamar 2 yang dihuni tahanan yang kabur bersama 18 tahanan lainnya. “Lantas dari kamar dua tersebut napi lainnya berteriak bahwa ada tahanan yang lari,” katanya.

Ads
Identitas mereka, masing-masing, ES, 31, warga Gosong Telaga Timur Kecamatan Singkil Utara, yang berstatus tahanan hakim PN Singkil. Ia terjerat kasus pencurian kendaraan bermotor.

Kemudian Tar Ali, 34, warga Gampong Namo Buaya Kecamatan Sultan Daulat Kota Subulussalam. Ia divonis 7 tahun 6 bulan kurungan karena kasus narkoba. Roni Fitra, 37, warga Jalan KL Yos Sudarso Gelugur Medan Sumut, divonis 4 tahun 6 bulan, kasus narkoba. Heri Syahputra, 35, warga Gampong Krueng Batu Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan divonis 4 tahun 6 bulan.

Berikutnya, Khairil Ikhsan, 35, warga Gampong Paya Seunara Kecamatan Suka Karya Kota Sabang, divonis 4 tahun 6 bulan karena narkoba. Mahmud Tarigan, 37,  warga Gampong Lipat Kajang Kecamatan Simpang Kanan Aceh Singkil, kasus narkoba.

“Mereka berhasil lari lewat tembok yang dibobol berukuran 30x 40 cm. Di dalam ruangan itu juga ditemukan cairan dalam botol dan ada semprotan cairan. Namun kami tidak tau itu cairan apa, sekarang sudah jadi barang bukti dibawa ke Polsek," tuturnya

Kapolres Aceh Singkil AKBP Ian Rizkian Milyardin, mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan  TKP, tahanankabur dengan cara mengorek dinding beton menggunakan alat perkakas bangunan, sendok makan dan soda api.

Editor:TAM
Kategori:Kriminal, Aceh Singkil
wwwwww