Jelang Mudik, Haji Uma Minta KMP Tanjung Burang Segera Diganti

Jelang Mudik, Haji Uma Minta KMP Tanjung Burang Segera Diganti
Anggota DPR RI Sudirman saat rapat dengan intansi terkait di Aula Kemenhub, Jakarta, Rabu (14/6/2017).
Kamis, 15 Juni 2017 10:46 WIB
Penulis: Bukhari

JAKARTA - Anggota DPR RI asal Aceh, Sudirman atau akrab disapa Haji Uma, meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) segera mengganti KMP Tanjung Burang. Pasalnya, KMP tersebut sudah tidak layak lagi melayani penyeberangan dari Kota Banda Aceh ke Kota Sabang.

Hal tersebut diungkapkan Haji Uma dalam rapat bersama antara pihak Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Ketua DPRK Sabang, Ketua DPRK Banda Aceh, Kepala Dishub Sabang, Kapala Dishub Provinsi Aceh dan perwakilan PT ASDP Aceh di Aula Rapat Kemenhub, Jakarta, Rabu (14/6/2017).
 
Haji Uma menyebutkan, KMP Tanjung Burang sudah tidak layak lagi beroperasi di perairan penyeberangan Banda Aceh-Sabang. Pasalnya kapal tersebut sudah beroperasi lebih dari 20 tahun dan sering mogok-mogok di tengah laut serta beberapa kali harus ditarik oleh tim SAR ke daratan.
 
Selain itu untuk menempuh perjalanan dari Kota Banda Aceh ke Sabang butuh 4 jam perjalanan, seharusnya bisa ditempuh 90 menit atau 1,5 jam. "Kita tidak ingin peristiwa karamnya Kapal Gurita tahun 1996 terulang kembali akibat lambatnya respon dari Kementerian. Jika nantinya terjadi musibah siapa yang akan bertanggung jawab," ungkap Haji Uma.
 
Sebelumnya, Pemerintah Aceh sudah berulang kali menyurati Kementerian Perhubungan, namun tidak ada tindak lanjut, baru kali ini Kementerian Perhubungan bersedia dialog langsung.
 
"Untuk penyeberangan Banda Aceh-Sabang, kapal yang dioperasikan harus benar-benar bagus  karena kita melewati arus yang ekstrem yaitu pertemuan arus Samudera Hindia dengan Selat Malaka dan cukup berisiko," ungkap senator beralamat Lhokseumawe itu.
   
Selain itu Haji Uma juga menjelaskan Sabang merupakan destinasi wisata nasional, namun terkait transportasi sungguh sangat kekurangan. Kapal lambat sangat dibutuhkan masyarakat Sabang untuk mengangkut semua kebutuhan masyarakat di sana, Kemenhub diharapkan segera menindaklanjuti hasil rapat hari ini dengan mengganti kapal motor penumpang yang lebih layak.
 
Dalam rapat tersebut PT. ASDP berjanji akan segera menindaklanjutinya mengingat transportasi penyeberangan merupakan kebutuhan utama masyarakat sabang, apalagi tidak lama lagi masyarakat akan menyambut Hari Raya Idul Fitri. 
 
Ketua DPRK Banda Aceh Arif Fadillah dan Ketua DPRK Sabang Muhammad Nasir dalam rapat tersebut juga menyerukan hal senada yaitu mempercepat kehadiran armada angkut baru.
 
Selain KMP Tanjung burang, Pemerintah Aceh memiliki KM BRR, itu pun sedang bermasalah. Sedangkan penumpang pada saat lebaran dapat dipastikan akan melonjak yaitu mencapai 6.000 orang, sementara jika hanya mengandalkan kapal cepat hanya mampu mengangkut 600 orang per hari.
Ads
Editor:Kamal Usandi
Kategori:Sabang, Banda Aceh, Umum
wwwwww