Feature

Raup Omzet Puluhan Juta Rupiah dari Bisnis Kue Lebaran

Raup Omzet Puluhan Juta Rupiah dari Bisnis Kue Lebaran
Ilustrasi
Rabu, 14 Juni 2017 13:33 WIB
Penulis: Dedek

LANGSA - Kue merupakan salah satu kebutuhan yang harus dipenuhi umat Muslim untuk disajikan saat merayakan hari raya bersama saudara maupun para tetangga. Peluang inilah yang dimanfaatkan masyarakat untuk membuka usaha atau bisnis berbagai jenis kue lebaran.

Seperti yang dilakoni salah seorang warga Pondok Pabrik, Kecamatan Langsa Lama, Nita.

Ia mengisahkan, setiap tahun dirinya selalu  memilih bisnis membuat aneka jenis kue lebaran, seperti semprong (sepit), nenas, stik kentang, stik ketela ungu dan berbagai macam jenis kacang.

loading...
Baca: Kue Kering Lebaran Belum Diburu di Lhokseumawe

Kepada GoAceh, Rabu (14/6/2017), Nita menuturkan, pembuatan kue lebaran ini dimulai sejak satu bulan sebelum Ramadan tiba. Karena, untuk mempersiapkan berbagai macam jenis kue lebaran yang akan dijualnya, membutuhkan waktu yang lama.

“Apalagi di saat Ramadan, tentunya waktu dan tenaga sudah sedikit berkurang karena digunakan untuk menyiapkan kebutuhan lainnya,” ujarnya.

Ia menyebutkan, masing-masing jenis kue itu harganya berbeda-beda. Misal, kue semprong dijual seharga Rp80 ribu per kilogram, kue nenas Rp80 ribu per kilogram.

Sedangkan untuk stik kentang, satu kilogram dijualnya Rp80.000, begitu juga dengan stik ketela ungu Rp80.000 per kilogram, sementara untuk kacang-kacangan rata-rata dijual seharga Rp35 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram.

Ia mengakui, menjelang lebaran Idul Fitri seperti sekarang ini, usaha tersebut bukan hanya dirinya saja yang menjalankan, tapi banyak warga gampong lain yang membuka usaha sejenis.

Apalagi sekarang ini untuk pemasarannya sudah sangat mudah, yakni dengan memanfaatkan sejumlah media sosial.

Usaha membuat kue lebaran yang Ia jalankan tersebut, tidak hanya di bulan Ramadan dalam menyambut lebaran saja, tapi juga di bulan-bulan lainnya.

Namun pada bulan puasa menjelang hari raya, permintaan kue tersebut lebih besar ketimbang bulan-bulan biasanya.

Editor:Yudi
Kategori:Langsa, Ekonomi
wwwwww